Xi Jinping Dukung Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina

Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden China Xi Jinping . (Xin)

Presiden China Xi Jinping . (Xin)

BEIJING-Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Senin (24/8) menegaskan bahwa ada empat prinsip yang harus diikuti untuk mendorong penyelesaian masalah Palestina, yang merupakan inti dari isu Timur Tengah.

Xi menyampaikan pernyataan tersebut dalam pembicaraan dengan Raja Kerajaan Hasyimiyah Yordania Abdullah II bin Al Hussein di Beijing, ibu kota Tiongkok.

Pertama, penyelesaian secara politik harus dipertahankan. Solusi dua negara merupakan arah yang tepat, dan berbagai upaya harus dilakukan untuk memulai kembali perundingan perdamaian antara Palestina dan Israel, dengan tujuan mendirikan negara Palestina yang merdeka dalam waktu secepatnya, kata Xi.

Kedua, prinsip “rakyat Palestina memerintah Palestina” harus diikuti dalam memajukan tata kelola Tepi Barat dan rekonstruksi Gaza pascaperang, lanjutnya.

Baca Juga:  Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Ketiga, prinsip-prinsip kemanusiaan harus dijunjung tinggi. Masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, harus menjalankan tanggung jawabnya secara efektif untuk melindungi keselamatan warga sipil, memastikan kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan, dan mengakhiri bencana kemanusiaan, papar Xi.

Keempat, prinsip keadilan dan kejujuran harus dijunjung tinggi. Hal ini berarti mematuhi hukum internasional, menangani masalah baik dari sisi gejala maupun akar penyebabnya, serta mengambil tindakan nyata agar masalah Palestina dapat diselesaikan secara menyeluruh, adil, dan berkelanjutan dalam waktu secepatnya, ujar Xi.

Mengenai situasi di Timur Tengah, Xi mengatakan bahwa Tiongkok selalu menyerukan gencatan senjata secara menyeluruh dan penghentian permusuhan, serta penyelesaian perselisihan melalui cara-cara politik dan diplomatik. Dia juga menambahkan bahwa kedaulatan dan keamanan Yordania serta semua negara lain di kawasan tersebut harus dihormati.

Baca Juga:  Kepala BPN Mesuji Hadiri Kunjungan Kerja Dan Silaturrahmi Komisi I DPRD Provinsi Lampung

Menyoroti bahwa Yordania menghargai sikap tidak memihak oleh Tiongkok dalam urusan Timur Tengah serta dukungan Tiongkok terhadap perjuangan yang adil bagi negara-negara Arab, Raja Abdullah II mengatakan Yordania siap mempertahankan komunikasi yang erat dengan Tiongkok dan terus melakukan upaya aktif untuk deeskalasi.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz
Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Jumat, 11 September 2026 - 19:18 WIB

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Berita Terbaru

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB

#indonesiaswasembada

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:18 WIB