Indonesia Ekspor Sarang Burung Walet ke Tiongkok

Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggemar Sarang Burung Walet

Penggemar Sarang Burung Walet

JAKARTA-Tiongkok masih menjadi destinasi utama komoditas sarang burung walet Indonesia, dengan nilai ekspor yang mencapai 172,15 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.705) atau sekitar Rp 3 triliun sepanjang semester pertama (H1) tahun ini, mengutip data terkini Badan Pusat Statistik (BPS).

Meski nilai ekspor tersebut turun sekitar 4 persen dibandingkan tahun lalu, Tiongkok masih menjadi penyerap terbesar sarang burung walet Indonesia dengan andil mencapai 80 persen dari total ekspor nasional. Dari sisi volume, ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok tahun ini telah mencapai 186,8 ton.

Baca Juga:  Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Sarang burung walet telah menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia ke Tiongkok selama bertahun-tahun. Upaya pemerintah Tiongkok untuk terus mendorong konsumsi domestiknya diharapkan mampu ikut mendongkrak permintaan terhadap komoditas sarang burung walet Indonesia.

Pada April lalu, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama China Agricultural Wholesale Markets Association (CAWA) menggelar Forum Tingkat Tinggi Perdagangan Sarang Burung Tiongkok-Indonesia (China-Indonesia Bird’s Nest Trade Summit Forum) sebagai upaya penguatan komitmen untuk menjaga akses pasar.

Ekspor ke Tiongkok hingga kini masih terus berlanjut. Badan Karantina Indonesia (Barantin) pada Jumat (21/8) lalu telah meresmikan ekspor sarang burung walet dari Provinsi Banten senilai Rp38,7 miliar.

Baca Juga:  Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Selain Tiongkok, dua pasar lain yang menjadi tujuan utama ekspor sarang burung walet Indonesia adalah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong dengan nilai mencapai 15,7 juta dolar AS sepanjang paruh pertama tahun ini, disusul Singapura dengan nilai 10 juta dolar AS. Di luar negara-negara Asia, Indonesia juga mengirim sarang burung walet ke Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.[]


Penulis : Heri S


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung
Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS
Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik
Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan
Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030, Dikukuhkan
Guncang Industri Sinema Indonesia, Dua Siswi MTs Muhammadiyah Bintangi Film ‘Ageman’
Suling Jembatani Pertukaran Budaya Tiongkok-Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:41 WIB

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 September 2026 - 23:32 WIB

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 September 2026 - 23:26 WIB

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 September 2026 - 21:12 WIB

Pastikan Penyaluran 800 Ribu Ton Beras Bapang Tepat Sasaran, Elfianah Bentuk Tim Seluruh Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:45 WIB

Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

GAK, Pemkab Mesuji Tindak Lanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:41 WIB

#indonesiaswasembada

Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:32 WIB

Virgandhi Prayudantoro, direktur pemberitaan Kantor Berita ANTARA, menyampaikan pidatonya pada Forum Media Asia-Pasifik yang digelar di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Direktur Pemberitaan ANTARA Ungkap Harapan Kerja Sama Media Asia-Pasifik

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:26 WIB