Jaga Pasokan Pangan, Satpol PP Lampung Pantau Pengiriman Gabah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pemantauan Pangan DUkung Hilirasi dan Jaga Stabilitas Kebutuhan

Tim Pemantauan Pangan DUkung Hilirasi dan Jaga Stabilitas Kebutuhan

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Satgas Pangan TNI memperkuat pemantauan terhadap pergerakan komoditas gabah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di daerah. Pemantauan dilakukan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (24/8).

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati satu unit truk sedang yang mengangkut gabah dengan muatan sekitar 10 ton dan direncanakan menuju wilayah Jawa Barat.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta koordinasi dengan pengemudi terkait dokumen dan tujuan pengangkutan. Dari hasil koordinasi di lapangan, pemilik barang tidak turut dalam perjalanan tersebut.

Baca Juga:  Presiden Mesir Bertemu Menantu Trump, Bahas Timur Tengah dan Gaza

Sebagai langkah penanganan, petugas memberikan arahan kepada pengemudi untuk membawa kendaraan dan muatan menuju gudang terdekat. Selanjutnya, setelah dilakukan koordinasi, kendaraan beserta muatan gabah tersebut diarahkan kembali ke daerah asal.

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung, M. Firsada, mengatakan pemantauan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah daerah dalam memastikan mobilitas komoditas pangan tetap terpantau.

Pemantauan di kawasan Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pengawasan terhadap mobilitas komoditas pangan. Dengan koordinasi lintas sektor, diharapkan ketersediaan pasokan dan stabilitas pangan di Provinsi Lampung dapat terus terjaga.

Baca Juga:  IRGC Iran Lancarkan Tindakan Balasan atas Serangan AS

Informasi diperoleh, pemantauan ini udah jadi kebijakan Pemprov Lampung sejak 2025. Adapun dasar hukumnya adalah Peraturan Daerah No 7 Tahun 2017 dan Pergub No 71 Tahun 2017 tentang tata niaga komoditas pangan. Dari Mei hingga Agustus 2025 aja, sudah 15 kendaraan yang diputarbalik dari Bakauheni atau sekitar 128 ton yang mau dikirim ke Banten, Jabar, Indramayu. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB