YERUSALEM-Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan Channel 14 Israel pada Senin (24/8) mengatakan Iran berupaya membunuh putranya.
Dia tidak mengungkapkan mengenai siapa di antara kedua putranya yang menjadi target, atau kapan tepatnya dugaan upaya pembunuhan itu terjadi.
Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut setelah ditanya mengenai keputusan kontroversial kepala badan keamanan dalam negeri Shin Bet, David Zini, untuk tidak memberikan pengamanan saat ini kepada mantan panglima militer Gadi Eisenkot, sosok yang menurut sebagian besar jajak pendapat akan menjadi penantang kuat Netanyahu dalam pemilihan umum tanggal 27 Oktober. Partai-partai oposisi menilai keputusan tersebut bermotif politis.
Kontroversi ini muncul terutama setelah komite tingkat menteri yang menangani urusan Shin Bet pada bulan lalu memutuskan kedua putra Netanyahu, Yair dan Avner, akan mendapatkan pengamanan selama lima tahun.
Dalam wawancara tersebut, Netanyahu berpendapat pengamanan bagi putra-putranya bukanlah sebuah kemewahan, dan tanpa pengamanan itu, Iran mungkin saja akan “berhasil dalam upaya-upayanya.” Netanyahu mengatakan telah meminta Zini untuk menyediakan pengamanan yang memadai bagi siapa pun yang mencalonkan diri sebagai PM Israel berikutnya.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta


![Benjamin Netanyahu PM Israel [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Netanyahu.jpg)

![Residivis Narkoba dapat hadiah timah panas [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Residivis-Narkobaa-225x129.jpg)




![Benjamin Netanyahu PM Israel [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Netanyahu-225x129.jpg)
![Residivis Narkoba dapat hadiah timah panas [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Residivis-Narkobaa-129x85.jpg)






