MUSIBAH laut kembali ternjadi. Kali ini menimpa kapal melayani rute Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang dan ABKKapal berangkat Sabtu 12/9 pukul 10:13 WIB dari Surabaya, lalu hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA di sekitar perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu.
Kesaksian kapal lain yang disiarkan Suara Surabaya menyebut kapal bocor, miring lalu tenggelam setelah cuaca buruk di sekitar perairan Taboneo. Kontak terakhir kapten sekitar 04:00 WITA melaporkan kebocoran, jam 05:30 WITA kapal sudah miring berat dan mencoba buang jangkar sebelum akhirnya tenggelam.
Kantor SAR Surabaya memberangkatkan KN SAR Permadi dan helikopter Dauphin HR3601 untuk memperkuat operasi. Basarnas Balikpapan juga mengirim KN Wisanggeni. Operasi hari ini diperluas lewat laut dan udara setelah cuaca membaik.
Menanggapi musibah ini, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan duka mendalam atas musibah ini dan belasungkawa kepada keluarga korban.
Diperoleh informasi; Kapal tercatat buatan Jepang tahun 1987, usia 39 tahun. Hal ini yang banyak dibahas netizen di komentar — mempertanyakan kelaikan dan perawatan AIS dan EPIRB.
Saat ini Pos Pelayanan dan crisis center di Trisakti masih membuka pendataan keluarga. Jika ada keluarga yang mencari penumpang KM Virgo Transport 8, pantau update resmi Basarnas Banjarmasin dan Pelindo Kotabaru.[]
Penulis : Anis
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Surabaya








![Siger Run 2026 Bank Indonesia Perwakilan Lampung [lp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Siger-Run-2026-Bank-Indonesia-Perwakilan-Lampung-225x129.jpg)
![Fatayat dan Penguatan SDM di Lampung [lp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Fatayat-dan-Penguatan-SDM-di-Lampung-225x129.jpg)




![Siger Run 2026 Bank Indonesia Perwakilan Lampung [lp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Siger-Run-2026-Bank-Indonesia-Perwakilan-Lampung-129x85.jpg)


