Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin

Minggu, 13 September 2026 | 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lomba Bahasa Mandarin di Surabaya [Xinhua]

Lomba Bahasa Mandarin di Surabaya [Xinhua]

JAKARTA-Babak final kontes “Menjelajahi Indonesia melalui Bahasa Mandarin: Lomba Pemandu Budaya Tionghoa Lokal dalam Bahasa Mandarin” perdana digelar pada Jumat (11/9) dan Sabtu (12/9) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dengan 64 finalis dari berbagai daerah di Indonesia bersaing memperebutkan penghargaan.

Lomba tersebut dimulai pada Mei dan menerima 197 video dari seluruh Indonesia. Setelah melalui penilaian babak penyisihan, 34 siswa sekolah dasar dan menengah maju ke babak final secara langsung, sementara 30 mahasiswa dari program studi terkait bahasa Mandarin mengikuti final secara daring.

Para peserta dari kategori sekolah dasar dan menengah menyampaikan pidato dalam bahasa Mandarin dengan tema “Budaya Tionghoa di Mata Saya”, sementara peserta kategori mahasiswa berkompetisi melalui presentasi video dan pemungutan suara secara daring.

Berangkat dari kehidupan dan pengamatan mereka sendiri, para peserta memperkenalkan beragam aspek budaya Tionghoa-Indonesia lokal, mulai dari kuliner, arsitektur, festival, adat istiadat hingga kepercayaan.

Bagi Irovi dari Selat Panjang, Provinsi Riau, lomba ini memberikan kesempatan bagi generasi muda Tionghoa-Indonesia untuk lebih memahami dan meneruskan warisan budaya mereka. Dalam presentasinya, dia memperkenalkan tradisi khas Tahun Baru Imlek di kampung halamannya, yakni arak-arakan dewa.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Dukungan bagi Santri dan Pesantren

“Budaya dapat terus hidup dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

Zheng Xujun, siswa kelas 11 Xin Zhong School di Surabaya, mengatakan bahwa dirinya mengikuti lomba tersebut agar lebih banyak orang mengenal budaya Tionghoa-Indonesia. Dalam proses mempersiapkan lomba, dia akhirnya memilih untuk mengangkat tema sekolah Tionghoa, yang menurutnya merupakan salah satu wadah penting untuk mengajarkan budaya dan tradisi Tionghoa di Indonesia.

Teman sekolahnya, Eileen Wiratama, yang leluhurnya berasal dari China selatan, mengatakan bahwa dirinya mengikuti lomba tersebut untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai akar budaya keluarganya.

Dalam video babak penyisihan, Wiratama memperkenalkan Kelenteng Konghucu di Surabaya, yang menurutnya merupakan bagian khas dari budaya Tionghoa setempat. Pada babak final, dia mengangkat tema kuliner dengan memperkenalkan dua jenis kue tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat Tionghoa-Indonesia dalam persembahan ritual, yakni kue mangkok dan wajik yang terbuat dari beras ketan dan gula aren.

Baca Juga:  Turki, Qatar, Pakistan, dan Indonesia Teken MOU Pertahanan

Menurut Wiratama, proses mempersiapkan lomba membantunya memahami budaya leluhurnya dengan lebih baik sekaligus menumbuhkan rasa syukur yang lebih mendalam terhadap warisan tersebut.

Ashley Renata, siswa kelas 11 lainnya dari Xin Zhong School, mengatakan bahwa lomba tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari lebih banyak tentang budaya Tionghoa-Indonesia, mengenal teman-teman baru, serta menguji kemampuan bahasa Mandarinnya.

Pada babak penyisihan, sejumlah peserta juga mengangkat kisah tentang Zheng He, masjid-masjid Zheng He, serta sejarah pertukaran antara China dan Indonesia.

Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya, Ye Su, menggambarkan kontes tersebut sebagai pengalaman pembelajaran bahasa Mandarin yang bersifat praktis sekaligus inisiatif kebudayaan yang memiliki signifikansi jangka panjang. Dia berharap para peserta dapat menemukan budaya Tiongkok di tengah komunitas mereka melalui sudut pandang masing-masing serta menjadi peserta aktif dan duta persahabatan sipil Tiongkok-Indonesia.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB