Houthi Sebut Arab Saudi Lancarkan 129 Serangan dalam 48 Jam di Yaman

Minggu, 13 September 2026 | 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

SANAA-Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (12/9) menyatakan pesawat tempur Arab Saudi telah melancarkan 129 serangan udara di tujuh provinsi di Yaman dalam kurun 48 jam terakhir, di tengah eskalasi tajam menyusul pergerakan militer yang cepat oleh kelompok tersebut di sepanjang pesisir Laut Merah.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan dalam sebuah pernyataan di platform media sosial X bahwa serangan-serangan tersebut menargetkan Provinsi Taiz di Yaman barat daya, Provinsi Marib yang kaya sumber daya minyak di Yaman timur laut, Provinsi Hodeidah di Laut Merah, serta provinsi-provinsi di Yaman utara, yaitu Al-Jawf, Saada, Amran, dan Hajjah.

Baca Juga:  Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Sarea mengatakan jet tempur F-15 dan Typhoon melancarkan serangan udara tersebut setelah lepas landas dari pangkalan militer Arab Saudi barat daya, yaitu Khamis Mushait dan Taif. Dia memperingatkan bahwa serangan-serangan tersebut “tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa ganjaran.”

Arab Saudi Belum Tanggapi

Serangan-serangan yang dilaporkan itu terjadi setelah pasukan Houthi pada Jumat (11/9) memperkuat kendali mereka atas pantai Yaman bagian barat dan wilayah-wilayah penting di sekitar Selat Bab al-Mandab, menyusul penaklukan mereka atas Mocha, sebuah kota pelabuhan strategis di Laut Merah, sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Gas Air Mata Pukul Mundur Massa Demonstran Di Jl.Imam Bonjol

Pergerakan kelompok tersebut memaksa pasukan pemerintah Yaman mundur ke selatan menuju Provinsi Lahj di Yaman bagian selatan, sehingga garis depan semakin mendekati kota pelabuhan Aden, yang menjadi pusat pemerintahan sementara bagi pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Konflik di Yaman dimulai pada akhir 2014 ketika kelompok Houthi menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi untuk turun tangan pada 2015 guna mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB