Nevi Minta Waskita Karya Selesaikan Dua Ruas Tol di 2022

Kamis, 17 Februari 2022 | 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina. Foto: dpr.go.id

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina. Foto: dpr.go.id

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina meminta PT Waskita Karya (Persero) Tbk dapat menyelesaikan dua ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan Bogor-Ciawi Sukabumi pada tahun 2022 ini. Ia menekankan, ketika ruas-ruas tol ini sudah mulai dimanfaatkan masyarakat, tarif yang akan dikenakan dari kedua ruas jalan tol tersebut jangan sampai membebani masyarakat, sehingga dapat ramai bersamaan dengan berfungsinya ruas tol ini secara penuh.

“Saya minta, dengan adanya PMN sebesar 3 T ini, PT Waskita dapat menyelesaikan ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan Bogor-Ciawi Sukabumi di tahun ini. Dengan selesainya ruas-ruas tol ini, akan sangat membantu masyarakat dalam pergerakannya baik aktivitas perdagangan maupun pariwisata,” tutur Nevi dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Kamis (17/2).

Politisi PKS itu menambahkan, diharapkan dengan pemberlakuan tarif yang terjangkau serta beroperasinya kedua jalan tol baru tersebut, masyarakat umum maupun pelaku usaha akan sangat terbantu dan dapat menekan harga-harga komoditas dari pusat produksi ke pusat niaga. Ia menyampaikan, jika tarif yang dikenakan pada ruas jalan tol terasa mahal hal ini akan berdampak pada masyarakat dan akan menjadi keluhan khususnya bagi para pelaku usaha.

Baca Juga:  Misbakhun Bantah Ikut Praktik Jual Beli Pita Cukai Rokok

Terlebih lagi, lanjut Nevi, di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai ditambah daya beli masyarakat masih rendah serta pemberlakuan pembatasan aktivitas pergerakan masyarakat keluar rumah jelas akan berdampak pada pengguna ruas jalan tol. Dan diharapkan, pada tiap Rest Area yang dibangun di dalam ruas jalan tol, harus menyediakan ruang bagi pelaku UMKM sebagai mitra pemerintah untuk mempromosikan dan sekaligus memasarkan produk mereka.

“Lalu saya minta juga, nantinya tiap-tiap ruas jalan tol ini, dalam membangun rest area yang layak dan representatif. Selain itu sangat penting juga untuk melibatkan UMKM sebagai mitra. UMKM ini sulit berkembang dengan mandiri sehingga perlu dorongan dari lembaga besar seperti BUMN maupun Perusahaan swasta yang sudah mapan,”‘ ujar legislator dapil Sumatera Barat II ini.

Nevi menyebutkan, dengan dorongan lembaga dan perusahaan besar, tumbuh kembang UMKM akan dapat terukur baik ukuran maupun waktu. Lebih jauh ia menyampaikan, kemitraan yang menggandeng UMKM, akan memberi kesempatan kepada pelaku dan produsen produk khas daerah untuk menawarkan produknya pada tempat istirahat (rest area) jalan tol. Masyarakat yang melintas ruas-ruas tol, tambah Nevi akan dapat dengan mudah mendapatkan produk yang khas dari daerah-daerah sepanjang ruas tol tanpa harus keluar jalan tol.

Baca Juga:  M Husni: 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Indonesia Tumbuh dan Kerukunan Masyarakat Menguat

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu juga meminta jajaran Direksi PT Waskita Karya untuk aktif melakukan kajian dan study kelayakan investasi di bidang infrastruktur. Kedepannya, lanjut Nevi, keberadaan BUMN Karya seperti Waskita dapat memberikan dampak bukan hanya bagi pembangunan fisik di tengah masyarakat, namun juga memberi efek positif bagi keuangan perusahaan dan pengembangan ekonomi.

“Saya berharap setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh PT Waskita Karya memiliki studi kelayakan ekonomi dan keuangan yang mumpuni. Karena kedepannya, diharapkan akan memiliki dampak positif terhadap kinerja perusahaan dan pembangunan ekonomi. Dengan begitu, dana yang dialokasikan dapat benar-benar bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas,” tutup Nevi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Solusi, DPR Soroti Regulasi Tumpang Tindih
Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok
Misbakhun Bantah Ikut Praktik Jual Beli Pita Cukai Rokok
Edi Purwanto: Negara Jangan Baru Hadir Setelah Bencana Terjadi
Anggota DPR Eva Stevany Mengaku Masuk Kelompok Desil 4 Harta LHKPN 2025 Rp 3,5 Milyar 
Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp 49.8 Triliiun Tahun 2027
BERITA FOTO: Erupsi Krakatau
Lindungi Gajah hingga Badak Sumatera, DPR Dorong Sistem Deteksi Dini Karhutla di Way Kambas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:02 WIB

RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Solusi, DPR Soroti Regulasi Tumpang Tindih

Selasa, 15 September 2026 - 15:52 WIB

Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok

Minggu, 13 September 2026 - 13:24 WIB

Misbakhun Bantah Ikut Praktik Jual Beli Pita Cukai Rokok

Kamis, 10 September 2026 - 14:17 WIB

Edi Purwanto: Negara Jangan Baru Hadir Setelah Bencana Terjadi

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Anggota DPR Eva Stevany Mengaku Masuk Kelompok Desil 4 Harta LHKPN 2025 Rp 3,5 Milyar 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB

#indonesiaswasembada

Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:24 WIB

#indonesiaswasembada

Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor

Rabu, 16 Sep 2026 - 05:31 WIB