M Husni: 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Indonesia Tumbuh dan Kerukunan Masyarakat Menguat

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, M Husni, menilai 81 tahun kemerdekaan Indonesia harus menjadi momentum untuk terus merawat capaian pembangunan sekaligus memperkuat kemandirian bangsa. Ia menyoroti sejumlah perkembangan yang dinilai menunjukkan arah positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penyelenggaraan haji, lapangan kerja, hingga keamanan dan kerukunan masyarakat.

Berbicara dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Menjaga Kemerdekaan, Merawat Perstuan: Bersama Mewujudkan Keamanan dan Kondusifitas Bangsa” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,Rabu (19/8/2026), Husni mengatakan, berbagai capaian tersebut perlu dijaga agar kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana tentunya kita dalam 81 tahun kemerdekaan tentang bagaimana bisa melakukan perawatan kemerdekaan,” kata Husni.

Politisi Partai Gerindra itu juga turut menyinggung perkembangan ekonomi nasional yang menurutnya menjadi salah satu indikator capaian pemerintah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama mencapai 5,45 persen.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan adanya penguatan aktivitas ekonomi nasional.

“Perkembangan ekonomi kita tercapai 5,45 persen pertumbuhannya di kuartal pertama dan ini tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Husni menilai pertumbuhan ekonomi perlu terus diikuti dengan kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Solusi, DPR Soroti Regulasi Tumpang Tindih

Penyelenggaraan Haji Dinilai Membaik

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI, Husni juga menyoroti penyelenggaraan ibadah haji. Ia mengapresiasi langkah pemerintah melalui pembentukan Kementerian Haji dan Umrah yang dinilai membawa perubahan dalam tata kelola penyelenggaraan haji.

Menurut dia, penyelenggaraan haji menjadi salah satu sektor yang menunjukkan perkembangan positif, termasuk dari sisi biaya dan tingkat kepuasan jemaah.

“Dengan dibukanya kementerian yang baru yang namanya Kementerian Haji dan Umrah, kita bisa melihat penyelenggaraan haji terbaik sepanjang sejarah,” katanya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap penyelenggaraan haji tetap diperlukan agar peningkatan kualitas pelayanan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Lapangan Kerja dan Kemandirian Ekonomi

Selain pertumbuhan ekonomi dan penyelenggaraan haji, Husni menyebut perubahan di sektor ketenagakerjaan sebagai bagian dari capaian pembangunan yang perlu terus diperkuat.

Ia menekankan pentingnya menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat memiliki pekerjaan sekaligus meningkatkan kemampuan untuk mandiri secara ekonomi.

Husni juga menyinggung upaya memperkuat kemandirian dalam pengelolaan keuangan. Menurut dia, pembangunan nasional harus diarahkan agar Indonesia semakin mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Minta Fatayat Perkuat Kualitas SDM

Kerukunan dan Keamanan Masyarakat

Husni juga menilai kondisi kerukunan masyarakat menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Menurut dia, stabilitas sosial merupakan modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

“Begitu juga kita bisa melihat tingkat kerukunan kita juga semakin tambah baik,” ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan kerukunan perlu berjalan beriringan dengan pemeliharaan keamanan. Stabilitas keamanan, kata dia, menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi dengan lebih baik.

Kemerdekaan Harus Dirawat

Husni menegaskan, berbagai capaian selama 81 tahun kemerdekaan tidak boleh membuat bangsa berhenti berbenah. Menurut dia, momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa pembangunan merupakan proses berkelanjutan.

Karena itu, capaian ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pelayanan publik, penguatan kerukunan, serta keamanan masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Banyak hal-hal lain, masalah keamanan dan lain sebagainya itu juga sudah semakin baik,” kata Husni.

Bagi Husni, merawat kemerdekaan berarti memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara luas sekaligus memperkuat fondasi Indonesia agar semakin mandiri dan sejahtera. (*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB