Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 September 2026 | 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

BEIJING-“Persahabatan, yang tumbuh dari hubungan erat antarmasyarakat, merupakan kunci bagi hubungan antarnegara yang harmonis,” ujar Presiden Tiongkok Xi Jinping. Bagi Xi, landasan hubungan Tiongkok-Amerika Serikat (AS) dibangun oleh rakyat kedua negara. Xi mengumumkan sebuah inisiatif untuk mengundang 50.000 pemuda Amerika ke Tiongkok guna mengikuti program pertukaran dan studi selama lima tahun.

Seiring dengan pengumuman resmi mengenai kunjungan Xi ke AS pada Senin (21/9), balasan suratnya baru-baru ini kepada para mahasiswa universitas Amerika pun dipublikasikan. Dalam suratnya, Xi mendorong mereka untuk menumbuhkan pemahaman dan kedekatan yang lebih besar antara rakyat kedua negara, serta mendorong perkembangan hubungan bilateral yang mantap dan berkelanjutan.


Para pelajar asal Tiongkok dan Amerika Serikat berpose untuk difoto di Kebun Binatang Shijiazhuang di Shijiazhuang, Provinsi Hebei, Tiongkok utara, pada 21 April 2024. (Xinhua)

Ketika hubungan Tiongkok-AS sedang berada di titik terendah, Xi mengarahkan pandangannya ke agen penentu masa depan, yakni generasi muda. Generasi muda, menurutnya, merupakan penopang masa depan dan harapan bagi hubungan ini. Selama kunjungannya ke San Francisco pada 2023 untuk menghadiri pertemuan para pemimpin APEC, Xi mengumumkan sebuah inisiatif untuk mengundang 50.000 pemuda Amerika ke Tiongkok guna mengikuti program pertukaran dan studi selama lima tahun. Pada Mei tahun ini, target tersebut telah tercapai, dua setengah tahun lebih cepat dari jadwal.

Baca Juga:  Wulan Mirza Buka Lampung Fun Swimming Festival 2026, Dorong Anak Lampung Tumbuh Sehat dan Percaya Diri

Banyak peserta telah mengirim surat kepada Xi, mengucapkan terima kasih kepadanya atas kesempatan untuk melihat Tiongkok secara langsung dan menjalin persahabatan dengan rekan-rekan mereka dari Tiongkok. Xi, pada gilirannya, mendorong kaum muda dari kedua negara untuk menjadi “duta persahabatan” yang menjembatani kawasan Pasifik.

Survei Musim Panas Reagan Institute 2026 menemukan bahwa generasi muda Amerika cenderung jauh lebih kecil kemungkinannya untuk memandang Tiongkok sebagai ancaman utama bagi AS.

Penekanan pada ikatan antarmasyarakat tersebut tidak hanya terbatas pada generasi muda. Selama beberapa dekade, Xi tetap menjalin hubungan dengan teman-teman lamanya di Iowa, yang pertama kali dia temui saat kunjungan pertamanya ke AS pada 1985, serta melakukan korespondensi dengan para veteran Flying Tigers dari Perang Dunia II, sambil mengenang ikatan yang terjalin antara kedua bangsa pada masa itu.

Baca Juga:  Volume Kendaraan Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 di Tol Bakter Meningkat 13%

“Kita harus membangun lebih banyak jembatan dan meratakan lebih banyak jalan untuk mempererat interaksi antarmasyarakat,” demikian Xi pernah berkata. “Kita tidak boleh mendirikan penghalang atau menimbulkan efek yang menghambat,” imbuhnya.

Ronald Sakolsky (kanan) menghirup aroma bibit pohon setelah menanamnya bersama Yin Yuzhen di Lahan Berpasir Maowusu, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Tiongkok utara, pada 24 Agustus 2026. (Xinhua)

Kisah Persahabatan Antar Samudra Pasifik pun menjadi viral
Pada 1999, seorang guru asal AS bernama Ronald Sakolsky menyumbangkan 5.000 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.813) untuk mendukung upaya penanaman pohon yang dilakukan oleh Yin Yuzhen, seorang wanita asal Tiongkok, guna memerangi penggurunan di Mongolia Dalam, Tiongkok utara. Dengan dana tersebut, Yin kemudian berhasil menanam lebih dari 50.000 pohon.

Ketika Sakolsky dan Yin bertemu kembali di Tiongkok pada Agustus lalu, dirinya ditanya tentang pesan apa yang ingin dia bawa pulang ke negaranya, dan jawabannya adalah “Jembatan.” Dia mengatakan dirinya yakin pertemuan mendatang antara Presiden Xi dan Presiden Trump dapat membantu menjembatani hubungan tersebut.

“Tiongkok siap membangun kembali jembatan itu,” kata Sakolsky. “Apakah Amerika juga siap? Saya yakin demikian,” ujarnya.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Waketum Golkar: Lihat Secara Proposional Polemik Misbakhun 
Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW
Polri Periksa ATR/BPN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah 4,8 T Di Bali
KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN
Paulus Petrus dalam ‘Ageman’; Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama
Bangunan Rusak Tempat Perlindungan Pengungsi Rubuh, 21 Tewas
Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Minggu, 20 September 2026 - 10:21 WIB

Waketum Golkar: Lihat Secara Proposional Polemik Misbakhun 

Jumat, 18 September 2026 - 15:25 WIB

Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW

Jumat, 18 September 2026 - 10:22 WIB

Polri Periksa ATR/BPN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah 4,8 T Di Bali

Jumat, 18 September 2026 - 10:18 WIB

KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN

Berita Terbaru


Sejumlah orang berdiri di depan pagar yang mengelilingi Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 7 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Dilarang Masuk Gedung Putih, CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Trump

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:49 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Lainnya

Upaya Xi Jinping Jembatani Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:20 WIB


Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan tertutup di Zhongnanhai di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 15 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Interaksi Xi Jinping-Trump Pandu Hubungan Tiongkok-AS

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:00 WIB

Uang Tekenan Purbaya Diburu [LL]

Berita Utama

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:22 WIB