JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menghitung kebutuhan pembiayaan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pendidikan gratis hingga jenjang perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, pemerintah telah melakukan kajian mengenai standar kebutuhan pembiayaan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN).
“Bapak Presiden sebenarnya pernah memerintahkan kami beberapa waktu lalu untuk melakukan kajian mengenai hal ini. Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi,” kata Brian dalam keterangan di Jakarta, Selasa (22/9).
Selain menghitung kebutuhan biaya per mahasiswa, Kemdiktisaintek tengah memetakan kondisi masing-masing PTN. Pemetaan mencakup kebutuhan setiap perguruan tinggi serta jumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan.
Hasil penghitungan dan pemetaan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada presiden sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan skema dan tahapan implementasi kebijakan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi.Brian mengatakan, pemerintah akan melihat kemungkinan penerapan kebijakan tersebut secara menyeluruh ataupun melalui tahapan tertentu.
Apabila seluruh prasyarat dinilai memungkinkan, pemerintah akan mempertimbangkan penerapan kebijakan secara langsung. Namun, apabila masih diperlukan penyesuaian, skema penerapan secara bertahap juga tengah disiapkan.
“Nanti tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden hitungan-hitungan kebutuhan untuk dapat menggratiskan seluruh PTN. Barangkali tentu juga kita akan melihat penahapannya seperti apa, jika memang dapat langsung baik, tetapi jika belum memadai atau belum memungkinkan kami juga akan membuat tahapan-tahapannya pada 2027 bagaimana, 2028, hingga 2029. Ini yang sedang kami lakukan,” ujar Brian.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta









![Tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini menunjukkan para pejuang Houthi memeriksa jet tempur Arab Saudi yang ditembak jatuh di Provinsi Marib, Yaman, pada 16 September 2026. Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-15 Arab Saudi di atas Provinsi Marib di Yaman timur laut, ketika konflik antara kedua pihak memasuki tahap baru operasi udara yang intensif dan serangan lintas perbatasan. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Sadarlah-Tanah-Timur-Tengah-225x129.jpg)






