JAKARTA-Tim Tiongkok berhasil meraih gelar juara dalam ajang Barongsai International Competition 2026 yang digelar di Mal Ciputra Jakarta, mengungguli tim Malaysia di posisi kedua dan tim Indonesia di posisi ketiga.
Sesi penilaian yang berlangsung pada 19-20 September mempertemukan 10 tim dari Indonesia, Tiongkok, Malaysia, Australia, dan Hong Kong. Enam tim berasal dari Indonesia, sementara masing-masing satu tim mewakili Tiongkok, Malaysia, Australia, dan Hong Kong.
Tim Tiongkok yang diwakili Guang Xi Xing Lion Troupe of Ting County berhasil mengamankan nilai tertinggi dalam sesi penilaian selama dua hari itu. Prestasi tersebut menempatkan tim Tiongkok di posisi teratas dalam kompetisi yang mempertemukan sejumlah tim barongsai dengan rekam jejak sebagai juara di tingkat nasional maupun regional.
Posisi kedua ditempati Kepong Hong Teck Dragon and Lion Dance Sport Association dari Malaysia, sedangkan Kwan Tek Bio Lion Dance menjadi wakil Indonesia yang meraih peringkat ketiga. Keseluruhan rangkaian acara Barongsai International Competition 2026 digelar dari 16 hingga 20 September di Mal Ciputra Jakarta. Kompetisi itu mempertandingkan kemampuan peserta dalam sejumlah aspek, termasuk ketangkasan, keseimbangan, teknik, kerja sama tim, kreativitas, serta unsur artistik dan sportivitas.
Penyelenggaraan tahun ini merupakan pengembangan dari kompetisi sebelumnya yang masih berskala Jabodetabek. Mal Ciputra Jakarta bekerja sama dengan Barongsai Kong Ha Hong dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) untuk menghadirkan kompetisi dengan cakupan peserta internasional. General Manager Mal Ciputra Jakarta Ferry Irianto mengatakan perluasan skala kompetisi dilakukan untuk memberikan ruang pertemuan bagi atlet dan komunitas barongsai dari berbagai negara dan wilayah.
“Kami melihat antusiasme yang sangat positif pada penyelenggaraan sebelumnya. Karena itu, tahun ini kami ingin membawa kompetisi ini ke tingkat yang lebih luas. Bukan hanya meningkatkan skala kompetisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih besar bagi pengunjung serta membuka ruang bagi atlet dan komunitas barongsai untuk bertemu dan bertukar pengalaman di level internasional,” ujarnya.
Kompetisi tersebut memperebutkan total hadiah Rp200 juta untuk para pemenang. Selain menjadi ajang adu kemampuan, penyelenggara juga menjadikan kompetisi itu sebagai ruang pertukaran pengalaman, sportivitas, budaya, dan persahabatan melalui olahraga barongsai.
Keterlibatan Barongsai Kong Ha Hong dalam penyelenggaraan sekaligus sebagai salah satu peserta juga disertai dengan penggunaan juri yang memiliki pengalaman dan kompetensi di tingkat internasional. Pimpinan Barongsai Kong Ha Hong, Ronald Sjarif, menegaskan bahwa penilaian pertandingan diserahkan kepada juri untuk menjaga integritas kompetisi.
“Bagi kami, yang paling penting adalah seluruh peserta merasa pertandingan ini fair dan hasil akhirnya benar-benar ditentukan oleh kemampuan di arena,” katanya.
Keberadaan tim dari Tiongkok, Malaysia, Australia, dan Hong Kong dalam kompetisi di Jakarta turut memperlihatkan semakin luasnya ruang pertukaran dalam perkembangan olahraga barongsai. Bagi para peserta Indonesia, pertemuan dengan tim-tim dari luar negeri menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan barongsai dalam lingkungan kompetisi internasional.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta




![Tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini menunjukkan para pejuang Houthi memeriksa jet tempur Arab Saudi yang ditembak jatuh di Provinsi Marib, Yaman, pada 16 September 2026. Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-15 Arab Saudi di atas Provinsi Marib di Yaman timur laut, ketika konflik antara kedua pihak memasuki tahap baru operasi udara yang intensif dan serangan lintas perbatasan. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Sadarlah-Tanah-Timur-Tengah-225x129.jpg)





![Tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini menunjukkan para pejuang Houthi memeriksa jet tempur Arab Saudi yang ditembak jatuh di Provinsi Marib, Yaman, pada 16 September 2026. Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-15 Arab Saudi di atas Provinsi Marib di Yaman timur laut, ketika konflik antara kedua pihak memasuki tahap baru operasi udara yang intensif dan serangan lintas perbatasan. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Sadarlah-Tanah-Timur-Tengah-129x85.jpg)





