Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Rabu, 16 September 2026 | 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinema edukasi bertajuk Ageman yang dijadwalkan tayang perdana pada 1 Oktober 2026 mendatang terus menyedot perhatian.

Pasalnya, film garapan sutradara Jasper Lance Piscasio dan produser Ken Setiawan ini tidak hanya menggaet jajaran pejabat Pemprov Lampung seperti Ibu Gubernur Purnama Wulan Sari Mirza dan Ibu Sekda Agnesia Bulan Rurianti tetapi juga menghadirkan talenta cilik yang menggemaskan.

Dia adalah Maulida Kesuma, bocah berusia enam tahun yang kini masih duduk di bangku kelas 1 SDN Perumnas Way Halim, Bandar Lampung

Sosok Maulida sendiri sebenarnya tak asing di ruang publik. Punya nama bermakna unik karena lahir pada 12 Rabiul Awal (bulan Maulid) dan Kesuma adalah kelahiran Sumatra.

Baca Juga:  Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Maulida sempat viral berkat kemampuannya merancang (developer) hingga membuat game coding 3D sendiri sejak masih di bangku TK.

Darah kreatif tersebut mengalir erat dari sang kakak, Fitria Khasanah, seorang developer game nasional yang kini mengenyam pendidikan di SMP Gajah Mada Bandar Lampung.

Kedua bersaudara ini merupakan putri dari pasangan orang tua mantan aktivis NII yang telah insyaf dan kembali setia ke pangkuan NKRI.

Dalam film Ageman, Maulida memerankan karakter Ratri kecil.

Di satu sisi, ia tampil polos belajar mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sambil melemparkan pertanyaan-pertanyaan kritis kepada ustadzahnya.

Namun di sisi lain, Maulida harus melakoni adegan emosional yang cukup berat, seperti menangis ketakutan di pojok kamar akibat trauma mendengarkan perdebatan agama orang tuanya, hingga akhirnya perlahan terseret menjadi pribadi yang intoleran.

Baca Juga:  Ajak Berpikir Filosofis, Ibu Wulan Kepala Sekolah di Film Ageman

Keterlibatan aktris cilik hingga jajaran tokoh lintas elemen dalam film ini mendapat apresiasi tinggi dari Eksekutif Produser Ageman sekaligus Ketua FKPT Provinsi Lampung, Dr. M. Firsada.

“Film ini ramah ditonton oleh semua umur dan sangat layak disaksikan masyarakat luas agar kita semakin menyadari pentingnya menjaga kerukunan serta saling menghargai di tengah perbedaan.

Harapannya, Indonesia tetap damai tanpa ada lagi celah bagi potensi intoleransi maupun radikalisme,” tegas Firsada.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB