Purnama Wulan Sari Lepas Pengiriman Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kamis, 4 Desember 2025 | 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Aceh serta daerah terdampak lainnya seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bantuan berupa 400 kantong darah dan berbagai logistik pendukung dilepas langsung oleh Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, di UDD PMI Lampung, Kamis (04/12/2025).

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sinergi seluruh pihak yang terus berkomitmen dalam aksi kemanusiaan.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS, Perkuat Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Ekonomi Keluarga dari Desa

“Kehadiran kita di sini adalah bukti bahwa kerja-kerja kemanusiaan selalu menjadi prioritas, menjadi panggilan hati, dan menyelamatkan sesama,” ujarnya.

Bantuan yang dikirim merupakan tahap awal untuk memenuhi kebutuhan penanganan darurat akibat banjir dan tanah longsor di Aceh serta mendukung pelayanan kemanusiaan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Bantuan logistik yang dikirim meliputi 400 kantong darah dan 4 unit mobil tangki darah dan transfusi, 2 unit mobil tangki air bersih, dan 4 relawan dengan kompetensi WASH (Water, Sanitation, and Hygiene).

Baca Juga:  Kunjungan Komisi IV DPR RI, Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Mitigasi Karhutla Taman Nasional Way Kambas

Purnama Wulan Sari berpesan kepada tim yang bertugas agar menjalankan misi ini dengan penuh tanggung jawab dan profesional.

“Jaga nama baik PMI Provinsi Lampung. Pastikan bantuan ini sampai tepat sasaran, dan keselamatan rekan-rekan adalah prioritas kami,” tegasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah dan mempercepat pemulihan pascabencana.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 
Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW
Polri Periksa ATR/BPN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah 4,8 T Di Bali
KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN
Paulus Petrus dalam ‘Ageman’; Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama
Bangunan Rusak Tempat Perlindungan Pengungsi Rubuh, 21 Tewas
Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:21 WIB

Waketum Golkar Minta Publik Melihat Secara Proposional dan Faktual Polemik Misbakhun 

Jumat, 18 September 2026 - 15:25 WIB

Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW

Jumat, 18 September 2026 - 10:22 WIB

Polri Periksa ATR/BPN Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah 4,8 T Di Bali

Jumat, 18 September 2026 - 10:18 WIB

KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 13:18 WIB

Paulus Petrus dalam ‘Ageman’; Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 7 Agustus 2026 ini menunjukkan seorang dosen kejuruan asal Indonesia berjabat tangan dengan sebuah robot humanoid saat berkunjung ke sebuah perusahaan AI berwujud yang terletak di Kota Liuzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

186 PT Vokasi Indonesia Pakai Standar AI Tiongkok-Indonesia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:14 WIB

Ken Stiawan Sutradara FIlm Ageman

#indonesiaswasembada

Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:25 WIB

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Arab Saudi Gempur Houthi Yaman 300 an Kali dalam Sepekan ini

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:23 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

#indonesiaswasembada

Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:41 WIB