Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 September 2026 | 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman [XInhua]

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman [XInhua]

SANAA-Pemimpin Houthi Yaman Abdul-Malik al-Houthi pada Kamis (17/9) membantah tuduhan bahwa kelompoknya berupaya menyerang kota suci umat Islam, Makkah, dan menyebut tuduhan tersebut sebagai “fabrikasi dan misinformasi” di tengah meningkatnya permusuhan dengan Arab Saudi.

Dalam pidato yang disiarkan oleh Al-Masirah TV yang dikelola Houthi, al-Houthi mengatakan klaim bahwa pasukan Houthi menargetkan Makkah merupakan “kebohongan,” seraya menyebut tuduhan tersebut digunakan untuk menggalang dukungan yang lebih luas terhadap apa yang disebutnya sebagai “langkah-langkah militer yang diberlakukan terhadap Yaman.”

Al-Houthi juga menuduh Arab Saudi gagal mendorong penyelesaian politik selama periode relatif tenang sebelum eskalasi terbaru.Sebaliknya, dia mengatakan pembatasan terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman telah diperketat, dengan pembatasan operasional bandara dan impor tetap menjadi sejumlah persoalan utama yang belum terselesaikan.

Al-Houthi menyerukan kepada para pendukungnya di seluruh Yaman untuk menggelar demonstrasi massal pada Jumat (18/9) guna menolak apa yang disebutnya sebagai “fabrikasi dan fitnah” Arab Saudi.

Baca Juga:  PT Datang DSSP Power Indonesia Kirim Karyawan Berprestasi ke Tiongkok

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Arab Saudi secara terbuka menuduh Houthi meluncurkan sebuah drone ke arah Makkah. Koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan drone tersebut di sebelah selatan Makkah pada Selasa (15/9) malam, sebelum drone itu memasuki wilayah udara terbatas di kota suci tersebut.

Juru bicara koalisi, Turki al-Malki, menyebut keamanan dua tempat paling suci dalam Islam serta para jemaah sebagai “garis merah” dan mengatakan langkah-langkah yang diperlukan akan diambil sebagai tanggapan. Dia mengatakan insiden ini merupakan upaya kedua yang diduga dilakukan Houthi untuk menargetkan Makkah, menyusul apa yang disebut koalisi tersebut sebagai serangan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

Baca Juga:  BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Saling tuding tersebut terjadi di tengah meluasnya konfrontasi, dengan Houthi meraih kemajuan besar di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman dan di sekitar Selat Bab al-Mandab yang strategis sejak 3 September, seraya meningkatkan serangan rudal dan drone terhadap fasilitas militer dan minyak Arab Saudi. Sementara itu, Houthi mengatakan pesawat tempur Arab Saudi telah meningkatkan serangan udara di berbagai wilayah Yaman.

Konflik di Yaman pecah pada akhir 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, sehingga mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Desty


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:18 WIB

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 Nov 2026 - 22:18 WIB


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB