Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 September 2026 | 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Gubernur BI

Deputi Gubernur BI

DEPUTI Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono, mengapresiasi capaian solid pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang menembus angka 5,29 persen pada triwulan II-2026. Hal ini disampaikan Thomas saat menghadiri Lampung Begawi x Siger Fest 2026 di Lampung City Mall, Jumat (18/9).

​Thomas menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi yang di topang sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian tersebut merupakan buah kerja keras pimpinan daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Meski demikian, ia mengingatkan tantangan utama ke depan adalah bagaimana pertumbuhan tersebut menghadirkan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui hilirisasi dan masuknya investasi.

​”Tantangannya bukan hanya bagaimana ekonomi tumbuh, tetapi bagaimana pertumbuhan tersebut menghasilkan nilai tambah yang semakin luas bagi masyarakat. Karena itu, seperti Pak Gub sampaikan, hilirisasi dan investasi menjadi luar biasa pentingnya,” ujar Thomas.

Baca Juga:  Sektor Perkebunan Jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi

​Thomas menjelaskan, sejalan dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), Bank Indonesia kini tidak hanya berfokus pada stabilitas moneter dan inflasi, melainkan turut aktif mendorong pertumbuhan sektor ekonomi riil.

Di tingkat pusat, sinergi dibangun secara terpadu bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Danantara yang berperan sebagai katalis investasi. BI juga siap menggerakkan jaringan kantor perwakilan dan perwakilan luar negeri guna menarik minat investor ke berbagai potensi unggulan Lampung.

​Terkait pemberdayaan ekonomi kerakyatan, Thomas memaparkan tiga pendekatan strategis Bank Indonesia dalam mengawal UMKM, yakni penguatan kemitraan usaha, peningkatan kapasitas manajerial dan mutu produk, serta perluasan akses pembiayaan. Komoditas unggulan Lampung seperti olahan pisang, kopi, dan wastra terus didorong agar mampu menembus rantai pasok global dan pasar ekspor.

Baca Juga:  Lampung Dorong Peningkatan Pertanian dengan Tekhnologi dan PHC

​Langkah penguatan tersebut diperkuat dengan percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Berdasarkan data Bank Indonesia, hingga Juli 2026 tercatat sebanyak 1,6 juta pengguna QRIS di Lampung atau tumbuh 17,38 persen (yoy), dengan keterlibatan 916.000 merchant yang tumbuh signifikan sebesar 29,29 persen (yoy).[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif
Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional
Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan
503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global
Pemprov-KPPU Komit Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif
Hilangnya 5 Jurnalis, Komunitas Pers Senayan Optimis Selamat
Dipimpin Kabag SDM, Polres Mesuji Laksanakan Kegiatan Indonesia Asri di Masjid Baitul A’mal
Trump Bingung soal Iran, Damai atau Lanjut Perang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:47 WIB

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 September 2026 - 22:44 WIB

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 September 2026 - 22:41 WIB

Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:28 WIB

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Jumat, 18 September 2026 - 22:05 WIB

503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:47 WIB

Deputi Gubernur BI

#indonesiaswasembada

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:44 WIB

#indonesiaswasembada

Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:28 WIB