Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi, Lampung Kelak jadi Pangkalan Kapal Induk Ini

Sabtu, 19 September 2026 | 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGLIMA TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengunjungi kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi yang tiba dan bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9).

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali beserta jajaran pejabat TNI Angkatan Laut, sekaligus meninjau secara langsung kapal yang dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia.

Kunjungan Panglima TNI menjadi momentum untuk melihat secara langsung kemampuan ITS Giuseppe Garibaldi dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI, khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di bidang penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan.

Kehadiran kapal ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dan memodernisasi kemampuan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi dinamika serta tantangan keamanan maritim.

Baca Juga:  Transnusa Resmikan Penerbangan Perdana Jakarta-Lampung dan Lampung-Kuala Lumpur

Kehadiran ITS Giuseppe Garibaldi sekaligus mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan kerja sama militer Indonesia-Italia, khususnya di bidang maritim.

Melalui penguatan kemampuan alutsista dan kerja sama dengan negara sahabat, TNI terus membangun kesiapan dalam mendukung kepentingan pertahanan negara serta menjaga keamanan wilayah laut Indonesia.

Lampung Pangkalan ITS Giuseppe Garibaldi

Kapal induk ringan hibah dari Italia ini  tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026, dan rencananya akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Perkuat SDM Kesehatan, Dorong Dokter Baru Unila Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

TNI AL sedang menyiapkan wilayah Lampung sebagai pangkalan atau home base bagi kapal induk ini karena pertimbangan geografis, kedalaman perairan yang memadai, serta alur navigasi yang terlindung. Spesifikasi ITS Giuseppe Garibaldi  memiliki  panjang sekitar 180,2 meter, lebar 33,4 meter, dan bobot muatan penuh sekitar 13.850 ton.

Mampu membawa 10 hingga 18 helikopter atau drone, serta diawaki sekitar 830 personel.

Pemerintah memprioritaskan penggunaan kapal ini untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Puspom TNI Perkuat Pengamanan Wallakir
Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah
Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif
Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi
Hadiri Siger Fest 2026, Mirza: 15 Tahun Pertumbuhan Ekonomi Dibawah Rata-rata Nasional
Indonesia-Malaysia Teken Kerja Sama Pembangunan Pedesaan
503 Mahasiswa Baru Dibekali Wawasan Kebangsaan, Teknologi, Literasi Keuangan dan Daya Saing Global
Pemprov-KPPU Komit Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:37 WIB

Panglima TNI Kunjungi ITS Giuseppe Garibaldi, Lampung Kelak jadi Pangkalan Kapal Induk Ini

Sabtu, 19 September 2026 - 08:21 WIB

Puspom TNI Perkuat Pengamanan Wallakir

Jumat, 18 September 2026 - 23:35 WIB

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 September 2026 - 22:47 WIB

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 September 2026 - 22:44 WIB

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Puspom TNI Perkuat Pengamanan Wallakir

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:21 WIB

Peperangan di Yaman dan Houthi Yaman

#indonesiaswasembada

Ketegangan dengan Arab, Houthi Bantah Targetkan Makkah

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:35 WIB

#indonesiaswasembada

Bimo E: Lampung Begawi 2026 Lebih Komprehensif

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:47 WIB

Deputi Gubernur BI

#indonesiaswasembada

Deputi Gubernur BI: Penting Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 22:44 WIB