Hamas Setujui Draf Final Gencatan Senjata Gaza Fase Kedua

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genjatan Senjata di Gaza  [Xin]

Genjatan Senjata di Gaza [Xin]

GAZA – Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) telah memberitahukan kepada para mediator mengenai persetujuannya terhadap draf final peta jalan perjanjian gencatan senjata Gaza fase kedua. Hal ini dikonfirmasi sejumlah sumber Palestina kepada kantor berita Xinhua pada Jumat (31/7).

Saat ini, para mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki sedang menunggu tanggapan dari pihak Israel sebelum memfinalisasi kesepakatan dan mengumumkan dimulainya pelaksanaan fase kedua perjanjian tersebut.

Dalam pernyataan persnya, Ghazi Hamad, anggota delegasi perunding Hamas, menyatakan persetujuan diberikan terhadap rencana yang diajukan oleh Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi untuk Gaza dari Dewan Perdamaian pimpinan Amerika Serikat, setelah sejumlah ketentuan di dalamnya mengalami perubahan. Hamad menegaskan pernyataan resmi dari pihak Hamas akan segera dirilis.

Baca Juga:  Lampung Dorong Peningkatan Pertanian dengan Tekhnologi dan PHC

Proses perundingan ini digambarkan sebagai perjalanan yang “sulit dan berat”, namun pihaknya terus berupaya merumuskan kesepakatan terbaik demi kepentingan rakyat Palestina. Hamas bersama faksi Palestina lainnya telah menyepakati mekanisme pelaksanaan fase kedua, termasuk proses bertahap pendaftaran dan penyimpanan senjata di bawah pengawasan komite nasional Palestina.

Pihak Hamas dengan tegas membantah isu yang menyebutkan kesepakatan ini berisi pelucutan senjata. Hamad menegaskan pengaturan terkait senjata saling berkaitan dengan ketentuan lain dalam perjanjian, utamanya penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza serta dimulainya proses rekonstruksi. Ia menegaskan Hamas hanya akan melaksanakan kewajibannya jika pihak Israel juga memenuhi kewajiban yang telah disepakati, dan militer Israel sama sekali tidak terlibat dalam proses pengelolaan senjata tersebut.

Baca Juga:  Terbang ke Moskow, Kepala CIA Bawa Misi Tekan Iran soal Hormuz

Perundingan ini berlangsung di Kairo sejak Rabu (29/7), yang melibatkan perwakilan Hamas, pejabat Mesir, serta mediator dari Qatar dan Turki. Pembahasan berpusat pada transisi menuju fase kedua gencatan senjata serta penyelesaian isu keamanan, administrasi, dan politik yang masih tertunda, melanjutkan pembicaraan yang sudah dimulai sejak Juni lalu.

Perkembangan ini terjadi tak lama setelah Hamas menyelesaikan pemilihan internal yang menetapkan Khalil al-Hayya sebagai kepala biro politik yang baru. Pejabat Palestina menyebut kepemimpinan baru ini menunjukkan kesiapan mengambil keputusan politik penting di tengah memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza, guna memperkuat gencatan senjata dan membuka jalan bagi pembangunan kembali wilayah tersebut.[]


Penulis : Heri S


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB