Terbang ke Moskow, Kepala CIA Bawa Misi Tekan Iran soal Hormuz

Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

WASHINGTON-Kunjungan Direktur Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA) Amerika Serikat (AS) John Ratcliffe ke Moskow pekan ini bertujuan untuk memperingatkan Rusia agar tidak menyerang negara-negara anggota NATO, seperti dilansir The Wall Street Journal dan CBS News pada Rabu (26/8), mengutip sejumlah narasumber yang mengetahui kunjungan tersebut.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan kunjungan tersebut dilakukan menyusul penilaian terbaru oleh intelijen AS yang menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin akan mencoba menguji tekad NATO melalui serangan terbatas terhadap salah satu negara sekutu dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga:  Xiplomacy: Tuan Rumah bagi Dunia, Bangun Masa Depan

Ratcliffe mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pejabat intelijen Rusia namun tidak bertemu langsung dengan Putin, kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu, seraya menambahkan Putin telah diberi laporan mengenai pembicaraan tersebut.

Kepala CIA itu juga mengangkat isu mengenai Iran dalam pembicaraan tersebut, dan memperingatkan akan adanya sanksi tambahan jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali untuk lalu lintas pelayaran, demikian laporan CBS News mengutip sejumlah pihak yang mengetahui masalah tersebut.

Baca Juga:  Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Sebelumnya pada Rabu yang sama, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kunjungan Ratcliffe dalam sebuah wawancara dengan penyiar radio, Glenn Beck. Dia menyebut kunjungan tersebut sebagai perjalanan “semi-rutin” dan mengatakan “sesuatu mungkin akan dihasilkan” dari kunjungan itu. Kunjungan ini merupakan kunjungan publik pertama Ratcliffe ke Rusia sejak dirinya menjadi direktur CIA.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB