Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menjamin masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi dalam aksi demo di DPR. Dikatakannya mereka akan mendapat pengawalan dan perlindungan dari aparat keamanan.

Jaminan tersebut disampaikan menko polkam seusai berolahraga bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (27/8/2026) pagi.

Djamari mengatakan TNI dan Polri bersama masyarakat akan memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib dan tidak terganggu oleh pihak lain.

Baca Juga:  Dari Lumbung Pangan Jadi Lumbung Energi, Gubernur Mirza Dorong Lampung Pimpin Pengembangan Bioetanol

“Kita ingin masyarakat yang punya hak untuk menyampaikan aspirasi ini kepada DPR kita lindungi, kita kawal supaya bulat masuk ke sana dan tidak ada yang mengganggu,” ujar Djamari

Menurutnya, pengawalan dilakukan agar aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik dan diterima oleh anggota DPR untuk kemudian ditindaklanjuti.

Pada sisi lain, aparat juga mengantisipasi adanya kelompok lain yang berpotensi mengganggu jalannya aksi. Djamari mengatakan aparat telah memantau pergerakan kelompok yang dinilai berpotensi membuat kericuhan. Sejumlah orang bahkan telah diperiksa sejak Rabu malam.

Baca Juga:  Tim SAR Di Hari Kedelapan Persempit Pencarian Jurnalis Yang Hilang

“Kita tahu pergerakan mereka, kita tahu di mana kami bisa menutupnya. Mudah-mudahan kita bisa lakukan itu,” katanya.

Meski demikian, menko polkam menegaskan pengamanan tidak dilakukan dengan cara menyekat masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.

“Penyekatan itu enggak ada. Bahasa penyekatan orang menyampaikan aspirasi disekat, enggak. Silakan saja,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat yang tidak mengikuti aksi tetap berjalan lancar.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB