Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

TEHERAN-Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (26/8) menyampaikan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencapai apa pun alias sia-sia meski negaranya di tekan ekonominya.

Dia menyatakan hal itu dalam sebuah pertemuan di Teheran, ibu kota Iran, untuk membahas situasi terkini mengenai indeks moneter, valuta asing, dan keuangan utama Iran. Menteri Urusan Ekonomi dan Keuangan Iran Seyed Ali Madanizadeh, Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati, dan sekelompok ekonom terkemuka turut menghadiri pertemuan tersebut, menurut sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs web kantor Pezeshkian.

Pezeshkian menuturkan bahwa meskipun Iran berupaya menyelesaikan berbagai isu melalui keterlibatan dan perundingan, pada saat yang sama, akan tetap teguh menghadapi tekanan ekonomi, sebagaimana yang telah mereka lakukan sejauh ini. Dia yakin AS tidak akan mencapai hal apa pun melalui tekanan ekonomi pada tahap ini, seraya menyebutkan berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh sektor ekonomi dalam pemerintahannya. Pezeshkian mengatakan bahwa situasi ini akan serupa dengan perang (40 hari), di mana angkatan bersenjata dan rakyat Iran berhasil mencegah AS untuk mencapai tujuannya berkat keberanian serta dukungan mereka.

Baca Juga:  Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Pada awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan “operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan” terhadap negara mana pun yang memberikan bantuan vital kepada Iran.

“Hal ini akan menjadi Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tutur Trump, seraya menyebut langkah itu sebagai “D-DAY EKONOMI.”

Baca Juga:  Pameran Simfoni Peradaban Makau di Jalur Sutra Maritim

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lainnya di Iran pada 28 Februari. Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang di semua front di kawasan tersebut, termasuk Lebanon. Berdasarkan MoU itu, mereka dijadwalkan untuk mengadakan perundingan dalam jangka waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir. Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul eskalasi antara kedua negara pada bulan lalu. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz
Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah
Gubernur Mirza Dorong FKLPID Jadi Penghubung Tenaga Kerja dan Dunia Industri
GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Jumat, 11 September 2026 - 19:18 WIB

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 September 2026 - 18:54 WIB

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:18 WIB

Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:54 WIB

Orang-orang menghadiri upacara pemakaman seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC), yang tewas akibat serangan AS-Israel, di Teheran, Iran, pada 1 April 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:43 WIB