Andhika Soroti Infrastruktur Rusak dan Krisis Pengelolaan Sampah di Bandar Lampung

Jumat, 12 September 2025 | 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan Kota Bandar Lampung, Andhika Wibawa, menyoroti berbagai permasalahan infrastruktur dan lingkungan yang dihadapi masyarakat Kota Bandar Lampung, khususnya kerusakan jalan, sistem drainase, dan krisis pengelolaan sampah.

Dalam penyampaiannya, Andika menyebutkan bahwa kondisi jalan di sejumlah wilayah seperti Kampung Barat mengalami kerusakan parah, sementara saluran air dan drainase di berbagai titik juga sudah banyak yang jebol.

“Jalan rusak dan saluran air bermasalah ini berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Andika saat evaluasi hasil Reses, Senin (4/7).

Dia juga mengungkapkan keluhan warga Teluk Betung Timur terkait limbah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung yang mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap. Warga mengusulkan adanya sistem penyaringan limbah dan perluasan lahan, namun hal ini terbentur keterbatasan anggaran dan kompleksitas tata ruang.

Baca Juga:  Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan

“Permasalahan sampah ini bukan hal sepele. Jika tidak dikelola dengan baik, akan sangat merugikan masyarakat. Harus ada program pemerintah yang konkret untuk mengolah sampah, bukan hanya ditumpuk,” tambahnya.

Andika juga menyoroti keterbatasan armada pengangkut sampah di daerah Bandar Lampung, di mana petugas hanya bisa mengangkut sampah seminggu sekali. Hal ini membuat warga kebingungan membuang sampah harian mereka.

Baca Juga:  Raperda Inisiatif DPRD Lampung Mulai Dibahas, Sasar Berbagai Sektor Strategis

Dia mendorong adanya solusi jangka panjang, seperti pembangunan pusat pengelolaan sampah regional yang bisa melayani Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Pesawaran secara terintegrasi. Model pengelolaan seperti di TPST Bantar Gebang Jakarta dinilai bisa dijadikan contoh.

“Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus bersinergi dan mulai memikirkan solusi strategis. Kami di Komisi V siap mengawal ini agar ada langkah nyata dari pemerintah provinsi,” tegasnya.

Andika berharap pemerintah daerah dan provinsi segera mengambil langkah konkret agar persoalan infrastruktur dan pengelolaan sampah ini tidak menjadi bom waktu bagi kota Bandar Lampung.(*)


Penulis : Desty

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi
Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB