Terpilih Jadi Dekan Baru FKIP Unila, Muhammad Basri Siap Tingkatkan Akreditasi

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yulizar

BANDAR LAMPUNG – Muhammad Basri terpilih sebagai dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung periode 2022-2026. Selanjutnya, dia siap meningkatkan kontribusinya untuk memajukan dunia pendidikan.

Basri mengalahkan dua calon lainnya yaitu Herpratiwi dan Nurhanurawati. M. Basri Unggul 24 suara dari 25 suara pemilih yaitu senat FKIP Unila dan Rektor Unila, satu suara tidak sah. Proses pemilihan dilaksanakan menggunakan sistem coblos gambar calon di bilik suara secara bergantian. Pelaksanaan pemilihan dilaksanakan pada Selasa (24/5) di ruang sidang FKIP Universitas Lampung.

Baca Juga:  Bupati Ayu Terima Kunjungan KKL Pasis Seskoad Dikreg LXVIII

Usai terpilih, M. Basri mengatakan bahawa visi misi kedepan sesuai pesan dari Wakil Rektor dan Rektor Universitas Lampung. Ia akan konsentrasi menyelesaikan masalah akreditasi dengan IKU yang sangat rendah. Selanjutnya akan menyelesaikan permasalahan di tingkat program studi (prodi).

Hal yang dilakukan dimulai dengan menginventarisir permasalahan di prodi tentang jumlah dosen, baik prodi yang kelebihan maupun kekurangan dosen untuk dicarikan solusi. Ia juga mengatakan tentang jumlah dosen yang akan pensiun secara besar besaran dalam waktu lima tahun kedepan. Hal tersebut menjadi pertimbangan untuk diusulkan kepusat.

Baca Juga:  Modus Cari Rongsokan, Pria Asal Tuba Ini Diringkus Polisi Karena Curi Motor Warga

Dia juga menyoroti tentang ruangan kuliah, mengganti kursi yang rusak dengan kursi yang baru. Sehingga akan tertata dengan rapih antara ruang kuliah dengan ruangan lainnya. Dalam programnya ia mengatakan, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan dekan lama terkait dengan program yang sudah ada dan yang belum. “Program yang positif tetap dijalankan dan diberikan dorongan, yang belum akan dibenahi,” tegasnya. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB