Segera Selesaikan Pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Kamis, 22 Agustus 2024 | 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari, mengungkapkan pentingnya segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Pernyataan tersebut dia ungkapkan saat Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Pada kesempatan tersebut, Taufik mengajukan interupsi untuk meminta pimpinan DPR RI segera membawa RUU tersebut ke rapat paripurna dan menentukan alat kelengkapan dewan yang akan membahasnya bersama pemerintah.
Taufik menegaskan bahwa RUU PPRT telah lama dinantikan oleh pekerja rumah tangga, namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti setelah 20 tahun penantian. “RUU ini jangan hanya jalan di tempat. Bisa dibahas oleh komisi terkait, pansus, atau Badan Legislasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026

Ia juga menjelaskan bahwa Fraksi NasDem telah mengajukan RUU PPRT untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020-2024 sejak Desember 2019. Berdasarkan kesepakatan pimpinan Badan Legislasi (Baleg), RUU ini kemudian masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020 dan menjadi RUU usul inisiatif Badan Legislasi.
“Kami di Baleg bergerak cepat. Pada Februari 2020, kami menerima berbagai masukan dan mengakomodasi berbagai kepentingan. Penyusunan draf RUU tersebut selesai pada Juli 2020,” papar Taufik. (*)

Baca Juga:  Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif

Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi
Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua MPR RI Apresiasi Prestasi SMA YP Unila
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal
Mukhlis Basri Sesalkan Kecelakaan Akibat Asap Tebal di Tol Bakter
Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan
Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Komisi III Undang Advokat Dan Mahasiswa Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Ketua MPR RI Apresiasi Prestasi SMA YP Unila

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 28 Oktober 2026 ini memperlihatkan lokasi tabrakan kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol.  Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah membantu para korban dan keluarga mereka, menyelamatkan sebanyak mungkin penyintas, serta memberikan dukungan medis dan psikologis kepada mereka yang terdampak.(Xinhua)

Berita Utama

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:06 WIB

Berita Utama

Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Kamis, 29 Okt 2026 - 09:44 WIB

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

Berita Utama

AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:46 WIB