Presiden Masoud: Iran tidak pernah Memulai Perang

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

TEHERAN-Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (29/8) mengatakan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat (AS) sesuai dengan kepentingan negaranya, kawasan Asia Barat, dan dunia.

Dalam sebuah upacara di Teheran, ibu kota Iran, dia menegaskan dengan adanya pelaksanaan MoU tersebut, AS dan Israel tidak akan mampu menimbulkan kekacauan, agresi, dan ketidakamanan di kawasan, serta negara-negara kawasan akan dapat menempuh jalan menuju stabilitas dan pembangunan, demikian menurut pernyataan yang dimuat di situs web kantornya.

Pezeshkian menyoroti perlunya menggagalkan “rencana jahat musuh” dengan mendorong persatuan dan solidaritas di kalangan negara-negara Muslim.

Dia mengatakan Iran tidak pernah menjadi pihak yang memulai perang, seraya menambahkan; “Kami tidak menginginkan perang, tetapi akan melawan setiap agresor dengan tegas, dan tidak ada kekuatan yang dapat memaksa sebuah bangsa yang teguh berdiri dengan segenap kekuatan dan tekadnya, untuk menyerah.”

Baca Juga:  Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sementara itu, pada Sabtu yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan melalui unggahan di media sosial bahwa upaya-upaya “besar” sedang dilakukan untuk memanipulasi pasar energi global demi keuntungan pribadi dan memperpanjang perang AS melawan Iran.

Secara terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan pada hari yang sama bahwa pasukan keamanan negara tersebut telah memberikan pukulan “telak” kepada tim “teroris” yang berafiliasi dengan AS dan Israel di provinsi Sistan dan Baluchestan di Iran tenggara, menewaskan satu anggota tim tersebut dan menangkap enam orang lainnya.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut, sembari memperketat kendali atas Selat Hormuz.

Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani MoU untuk mengakhiri perang di semua front di kawasan tersebut. Berdasarkan MoU itu, kedua pihak dijadwalkan melakukan perundingan dalam kurun waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir. Namun, nasib perundingan itu masih belum jelas menyusul eskalasi antara kedua negara bulan lalu. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk
Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026
Warga Palestina Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:36 WIB

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:32 WIB

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Berita Terbaru

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB

KILATAN Cahaya Senjata Iran saat Serang Pangkalan AS [xin]

Bencana

AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:36 WIB

Bencana

18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Kamis, 15 Okt 2026 - 23:32 WIB