BANDAR LAMPUNG — Mengatasi persoalan sampah plastik di kawasan wisata pesisir, mahasiswa KKN Kelompok 32 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) meresmikan instalasi fasilitas publik berbasis ecobrick di area Pintu Depan Pantai Kunyit, Kelurahan Bumi Waras, pada Jumat (29/8/2026) pagi.
Peresmian yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Lurah Bumi Waras Muali Joko, S.H., Babinsa Syamsuri, serta jajaran mahasiswa KKN Kelompok 32 UIN RIL.
Hadir sebagai inisiator program, mahasiswa KKN memanfaatkan metode ecobrick guna mengolah limbah plastik tak terurai menjadi material fasilitas pantai yang fungsional dan bernilai estetis di gerbang masuk objek wisata tersebut.
Koordinator Kelompok 32, Arifin Ilham, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Pantai Kunyit bertujuan agar dampak pengelolaan sampah dapat dirasakan langsung oleh pengelola dan pengunjung wisata.
“Peresmian ecobrick di Pintu Depan Pantai Kunyit alhamdulillah berjalan lancar. Kami memilih lokasi ini agar karya berbasis pengolahan limbah plastik ini bisa langsung bermanfaat untuk mempercantik kawasan wisata sekaligus mengurangi sampah di area pantai,” ujar Arifin Ilham.
Rangkaian acara diawali dengan penyerahan simbolis hasil karya ecobrick, pemotongan pita peresmian di area pintu masuk pantai, serta diakhiri dengan sesi foto bersama di depan instalasi karya.
Inisiatif pengolahan limbah ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah dan aparat setempat. Lurah Bumi Waras, Muali Joko, S.H., memuji ketepatan sasaran dari program kerja mahasiswa KKN tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan peresmian ini. Lokasinya sangat tepat karena Pantai Kunyit memang membutuhkan inovasi pengelolaan sampah plastik. Hasil karyanya sangat baik dan bermanfaat,” ungkap Muali Joko, S.H.
Dukungan senada disampaikan oleh Babinsa Kelurahan Bumi Waras, Syamsuri, yang menekankan pentingnya menjaga keberadaan fasilitas ecobrick tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif untuk menjaga kebersihan kawasan Pantai Kunyit. Saya mendukung penuh dan berharap ecobrick yang telah diresmikan di pintu depan pantai ini bisa dijaga dan dirawat bersama,” tutur Syamsuri.
Melalui peresmian ini, mahasiswa KKN Kelompok 32 UIN RIL berharap instalasi ecobrick dapat menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para pengunjung serta memicu kesadaran warga sekitar dalam meminimalisir pembuangan sampah plastik secara sembarangan.[]
Penulis : Desty Efriyani
Editor : Nara
Sumber Berita : UIN RIL







![Foto yang diabadikan memperlihatkan sebuah perahu di Sungai Nil, Kegubernuran Luxor, Mesir. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Tiongkok-Mesir-225x129.jpg)

![Mesir dan Kuwait Berharap Kembali Kemeja Perundingan {LL]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Perundingan-Damai-225x129.jpg)



![Foto yang diabadikan memperlihatkan sebuah perahu di Sungai Nil, Kegubernuran Luxor, Mesir. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Tiongkok-Mesir-129x85.jpg)



