Pelatihan Survey Ekosistem Dan Transplantasi Terumbu Karang ITERA Diminati Masyarakat Pahawang

Selasa, 11 Juli 2023 | 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anissa
PAHAWANG– Dosen dan mahasiswa Program Studi Biologi Institut Teknologi Sumatera melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di dusun Jelarangan, desa Pahawang pada hari Minggu-Senin, 9-10 Juli 2023.

Tim yang diketuai oleh Novriadi, M.Si dan beranggotakan Dr. Andy Darmawan, Dr. Winarti Nurhayu, dan Dian Anggria Sari, M.Si serta perwakilan mahasiswa memulai kegiatan dengan berbincang di pusat cinderamata dusun Jelarangan.

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak pulau Pahawang berusia sekolah menengah atas, pegiat spot snorkeling, dan praktisi transplantasi terumbu karang. Mereka mewakili masing-masing dusun yang ada di pulau Pahawang.

Tujuan program ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran tentang pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan oleh generasi muda. Bagaimana proses regenerasi bisa diciptakan agar masyarakat dapat mandiri dalam menjaga dan merwat ekosistem terumbu karang.

Agenda kegiatan diawali dengan sosialisasi tentang terumbu karang di hari pertama. Kegiatan ini berisi mengenai pengetahuan mengenai terumbu karang. Ada jenis karang apa saja di laut mereka, apa manfaatnya, bagaimana kondisinya saat ini, serta apa yang dapat dilakukan untuk menjaga dan memperbaiki kondisi terumbu karang.

Selain sosialisasi terumbu karang, peserta disajikan tontonan-visualisasi kegiatan transplantasi dan tanya jawab yang dilakukan pada malam hari nya.

Baca Juga:  Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Anak-anak dengan antusias mengikuti sesi ini. Hamzah (16 tahun), salah satu peserta kegiatan dari dusun Kalangan, mengaku cukup senang mengikuti kegiatan ini karena ia merasa mendapatkan pengalaman baru mengenai lingkungan mereka.

Di sela-sela sesi diskusi dan tanya jawab, peserta kegiatan dikenalkan dengan English for Tourism. Novriadi juga mengenalkan dasar-dasar percakapan bahasa Inggris kepada anak-anak SMA peserta kegiatan. Sebagai desa wisata, desa Pahawang perlu menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu memanajemen sumberdaya alam tetapi juga kemampuan berbahasa asing.

Hari kedua dilanjutkan dengan pelatihan transplntasi teumbu karang. Selama ini masyarakat sudah akrab dengan istilah transplantasi terumbu karang, namun belum dari semua kegiatan itu yang benar-benar mengikuti standar transplantasi yang baik danbenar secara ilmiah. Masih banyak sisa sia kegiatan trasnplantasi yang dilakukan dengan cara yang kurang tepat sehingga hanya menghasilkan sampah laut.

Oleh sebab itu perlu ada sosialisasi mengenai bagaimana mempersiapkan media yang aman dan kokoh, penyesuaian jenis hewan karang, pemilihan lokasi dan musim, pemilihan bibit yang sehat, penentuan standar baku mutu fisika dan kimia lingkungan, bagaimana rencana monitoring hingga detail proses penyusunan rangka transplan di dasar laut dengan cara yang baik dan benar.

Baca Juga:  Adinata Tutup Bumi Perkemahan Kwartir Ranting Kecamatan Kasui

Penurunan rangka transplan dilakukan di spot snorkling Taman Nemo Pahawang. Rangka transplan ini akan dijadikan inisiasi untuk pembuatan taman laut dan pusat pembibitan terumbu karang.

Pusat pembibitan terumbu karang ini akan dijadikan tempat penyuplai bibit karang bagi wisatawan yang ingin melakukan donasi sekitar Rp. 10.000 per bibit saat berkunjung ke Pahawang. Sehingga masyarakat Pulau Pahawang menjadi berdaya dan ikut terlibat dalam sektor industri pariwisata di daerahnya. Selain itu wisatawan yang datang juga mendapatkan edukasi tentang terumbu karang dan pentingnya menjaga ekosistem tersebut.

Novriadi, M.Si selaku ketua tim pengabdian ini, mengatakan bahwa melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami sebagai akademisi dari Institut Teknologi Sumatera siap mendampingi masyarakat dalam mejalankan Pusat Pelatihan Pembibitan Karang dan Pelatihan Selam di dusun Jelarangan, desa Pahawang.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan baik dan konsisten” tambahnya. Ia juga berterima kasih kepada Program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Institut Teknologi Sumatera, Desa Pahawang, masyarakat dusun Jelarangan, Pahawang Dive Camp, dan Anemon FMIPA Unila serta seluruh komponen yang terlibat dalam program ini.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB