Orientasi Pembangunan [Harus] Berkelanjutan

Rabu, 29 April 2026 | 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
DANA yang dikucurkan untuk pembangunan akan sia-sia jika tidak berorientasi pada masa depan. Ini karena pembangunan yang tidak memiliki visi jangka panjang hanya akan menghasilkan hasil yang sementara dan tidak berkelanjutan.

Pembangunan yang berorientasi pada masa depan harus mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ini berarti bahwa pembangunan harus dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan, memperhatikan kebutuhan masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Jika pembangunan hanya berfokus pada keuntungan instan, maka sumber daya alam akan habis, lingkungan akan rusak, dan masyarakat akan menderita. Ini akan mengakibatkan biaya yang lebih besar di masa depan untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

Baca Juga:  Ben Moss Gantikan Scharf Jadi Asisten Trump

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pengambil keputusan untuk mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam setiap proyek pembangunan. Ini akan memastikan bahwa dana yang dikucurkan tidak sia-sia dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan lingkungan.

Pembangunan berkelanjutan memang harus memperhatikan beberapa aspek penting, seperti:

Sadar lingkungan: Pembangunan harus dilakukan dengan memperhatikan dampak lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga:  Komisi X Minta Data Desil DTSEN Diperbaiki Agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Infrastruktur pendukung: Pembangunan harus didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti transportasi, energi, dan komunikasi.

Program hilirasi: Pembangunan harus memiliki program hilirasi yang jelas dan terukur, sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pembangunan berkelanjutan dapat menjadi lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan dimasa sekarang dan akan datang. []


Penulis : Doel Remos


Editor : Romy


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB