Nunik: CSR PT SBA Memperkuat Solusi Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim yang biasa disapa Nunik ini, mendorong PT Solusi Bangun Andalas (SBA) agar memperkuat kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kontribusi tersebut, khususnya, dalam membantu pengentasan kemiskinan dan perbaikan kondisi permukiman di Aceh.

Sebab, melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Besar saat ini masih menghadapi tantangan besar, termasuk tingginya angka kemiskinan dan masih banyaknya warga yang tinggal di kawasan kumuh dan bantaran sungai dengan kondisi rumah tidak layak huni. Sehingga, kehadiran industri semen jangan hanya berfokus pada aspek produksi dan keuntungan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Trump Ngaku Ganti Pesawat di Turkiye karena Ancaman

“Kami mendorong agar kehadiran PT SBA benar-benar memberikan solusi nyata bagi masyarakat Aceh, sebagaimana semangat namanya Solusi Bangun Indonesia. Kami ingin agar perusahaan ini turut berperan dalam membangun rumah-rumah layak bagi masyarakat miskin, terutama di kawasan yang masih terisolasi dan minim fasilitas dasar seperti air bersih,” ujar Chusnunia kepada Parlementaria usai melakukan pertemuan dengan manajemen PT SBA dalam rangka kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI di Kabupaten Aceh Besar, provinsi Aceh, Jumat pekan lalu (24/10).

Baca Juga:  DPR Segera Proses Surpres Pengisian Jabatan Dewan Gubernur BI

Di sisi lain, ia pun mengakui kontribusi perusahaan selama ini telah membangun beberapa unit rumah layak huni melalui program CSR. Namun demikian, melihat besarnya kebutuhan masyarakat, Chusnunia berharap kontribusi tersebut dapat ditingkatkan secara signifikan. “Jika selama ini baru satu hingga enam rumah per tahun, ke depan harus lebih banyak lagi. Apalagi bahan baku dan sumber daya sudah tersedia di Aceh, tidak ada salahnya sebagian hasil produksi digunakan untuk kepentingan rakyat di daerah ini,” tambah Politisi Fraksi PKB asal Lampung ini.


Penulis : Desty


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB