Komisi II DPRD Lampung Mendukung Sekaligus Sejumlah Catatan

Rabu, 23 Juli 2025 | 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung , – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung memberikan dukungan sekaligus sejumlah catatan terhadap program Koperasi Merah Putih yang baru saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki menyatakan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih. Program ini menurutnya sebagai langkah besar, berani, strategis dan tentu bersejarah bagi bangsa indonesia.

Ia mengatakan, program yang digagas oleh Pemerintah Pusat ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, terkhusus di wilayah pedesaan.

“Karena itu, pengawalan, dukungan dan dorongan akan terus kami lakukan, baik melalui fungsi pengawasan, kemitraan dengan dinas teknis, maupun dukungan regulasi dan anggaran di daerah,” kata Abas sapaan akrabnya. Selasa (22/07).

Ia menegaskan, DPRD Lampung berkomitmen mengawal program ini benar-benar menjadi alat kedaulatan ekonomi warga dan bukan sekedar menjadi papan nama atau proyek seremoni jangka pendek.

Baca Juga:  Raperda Inisiatif DPRD Lampung Mulai Dibahas, Sasar Berbagai Sektor Strategis

“Karena itu, Komisi II akan terlibat aktif dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program tersebut,” tambahnya.

Kendati mendukung penuh program ini, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKB ini memberikan sejumlah catatan penting agar program ini bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.

Ia menilai, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan koperasi belum sepenuhnya merata. “Ada kelambagaan koperasi yang masih dalam tahap awal pembentukan. Terdapat pula pengurus koperasi yang belum memahami tugas pokok dan fungsinya secara utuh,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kesiapan SDM dalam mengelola Koperasi memiliki peran sentral, terlebih program ini terbilang baru.

“Karena ini program baru, kita tidak bisa berasumsi bahwa semua pengurus sudah siap. Karena itu, Komisi II akan mendorong agar pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, memastikan adanya program pelatihan terpadu—baik dari sisi manajerial, administrasi koperasi, digitalisasi, maupun jejaring usaha,” jelasnya.

Baca Juga:  Vietnam Raup 6 Miliar Dolar AS dari Kopi

Ia menambahkan, perlunya pemahaman pengurus koperasi yang tidak hanya tahu cara menjalankan koperasi, tapi juga memiliki visi usaha, keberanian bersaing, dan kemampuan menjalin kemitraan strategis. Hanya dengan begitu menurutnya koperasi bisa benar-benar menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat.

Selain itu, ia menyatakan pentingnya menentukan busines plan dari program koperasi tersebut yang sesuai dengan karakteristik yang dimiliki oleh desa masing-masing.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar stakeholder bisnis yang harus optimal, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Hal-hal tersebut tentu menjadi catatan kritis kami di Komisi II, dan akan kami dorong agar segera ditindaklanjuti dan mendapatkan dukungan anggaran daerah pada opd teknis,” pungkasnya. (*)


Penulis : Desty

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi
Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Dua Laboratorium Baru UIM Siapkan Ruang Belajar Lebih Nyata bagi Mahasiswa, Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Perankan Anak yang Terasing di Film Toleransi ‘Ageman’ Siswi Kelas 1 SD Way Halim Sempat Grogi

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB