Genjatan Senjata Versi Hamas, Bergantung Sikap Israel

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genjatan Senjata di Gaza  [Xin]

Genjatan Senjata di Gaza [Xin]

GAZA-Melalui sebuah pernyataan, Hamas pada Jumat (31/7) mengatakan bahwa disertakannya isu persenjataan berat ke dalam kesepakatan Gaza akan bergantung pada penghentian total “agresi,” penarikan pasukan Israel dari wilayah kantong tersebut, serta progres rekonstruksi.

Persyaratan tersebut juga mencakup masuknya Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG), pengerahan pasukan internasional, pembubaran kelompok-kelompok bersenjata yang dibentuk oleh pihak Israel, jaminan atas hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, serta pembentukan negara Palestina yang merdeka, dan persyaratan lainnya, demikian disebutkan oleh Hamas.

“Komitmen okupasi Israel untuk menghentikan pembunuhan dan mengakhiri serangannya merupakan prasyarat mendasar dan langkah pertama dalam melanjutkan pelaksanaan kesepakatan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga:  Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Pada Jumat yang sama, Basem Naim, seorang anggota biro politik Hamas, mengatakan bahwa gerakan itu telah menyetujui “versi terbaru peta jalan” untuk kesepakatan gencatan senjata Gaza tahap kedua setelah perundingan yang “sengit.”

Naim menambahkan bahwa “kini giliran Israel” untuk memenuhi kewajibannya.
Pada Kamis (30/7), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa apa yang disebut sebagai “Dewan Perdamaian” telah mencapai kesepakatan mengenai “pelucutan senjata sepenuhnya” terhadap Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata lainnya di Gaza.

Baca Juga:  PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Namun, Ghazi Hamad, anggota delegasi perunding Hamas, menolak laporan yang menggambarkan pengaturan tersebut sebagai pelucutan senjata. Dia menegaskan bahwa isu persenjataan tetap terkait dengan pelaksanaan ketentuan-ketentuan lainnya dalam kesepakatan tersebut, terutama penarikan pasukan Israel dan dimulainya upaya rekonstruksi.

Israel belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap kesepakatan tersebut, tetapi sejumlah laporan media, yang mengutip pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa tentara Israel tidak akan meninggalkan Gaza hingga Hamas benar-benar melakukan “pelucutan senjata yang sesungguhnya.” []


Penulis : Romy Agus


Editor : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB