MILITER Israel pada Kamis (10/9) mengatakan bahwa pihaknya telah menghancurkan infrastruktur bawah tanah Hizbullah sepanjang lebih dari 2 km di punggung bukit Ali al-Taher di Lebanon selatan, setelah menguasai kawasan tersebut di atas dan di bawah tanah.
Militer itu mengatakan jaringan tersebut berisi kompleks komando, gudang senjata dan tempat tinggal, serta puluhan roket, rudal dan drone buatan Iran, rudal antitank, ranjau, dan bahan peledak.
Militer Israel mengatakan bahwa terowongan itu telah dibangun selama dua dekade dengan pendanaan Iran dan mencakup pusat komando milik unit Badr Hizbullah, sebuah divisi militer regional utama yang bertanggung jawab atas wilayah Lebanon selatan di sebelah utara Sungai Litani hingga daerah Sidon.
Hizbullah tidak segera memberikan komentar tentang pengumuman Israel tersebut.
Kantor Berita Nasional resmi Lebanon melaporkan pada Kamis bahwa tentara Israel melakukan peledakan yang dahsyat di Bukit Ali al-Taher di pinggiran Nabatieh al-Fawqa, menyebabkan getaran dan ledakan keras yang terdengar jelas di seluruh Nabatieh dan daerah sekitarnya.
Kawasan punggung bukit Ali al-Taher, yang berjarak sekitar 15 km dari perbatasan Israel, menjadi medan pertempuran utama dalam konflik Israel-Hizbullah. Pasukan Israel tetap ditempatkan di wilayah Lebanon selatan meskipun telah diberlakukan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan tuntutan berulang kali dari Lebanon untuk penarikan mereka.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta


![Warga Israel Tinggalkan Israel Capai 270.000 Orang [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Warga-Israel-Tinggalkan-Israel-Capai-270.000-Orang.jpg)













