Dedikasi Tanpa Libur, Kurir J&T Bekri Kembali Mengaspal di Hari Ketiga Lebaran demi Rupiah

Minggu, 22 Maret 2026 | 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Di saat sebagian besar masyarakat masih menikmati hangatnya suasana silaturahmi bersama keluarga di momen Idul Fitri, pemandangan berbeda terlihat di Kecamatan Bekri, Lampung Tengah. Sejumlah kurir J&T Express sudah tampak bersiap kembali memacu sepeda motornya, menembus sisa-sisa suasana hari raya demi mengantarkan paket ke tangan pelanggan.

Lebaran ketiga menjadi titik balik bagi para kurir ini untuk mengakhiri masa libur singkat mereka. Tak sedikit dari mereka yang baru saja tiba di kampung halaman pada hari pertama Lebaran, namun harus rela kembali ke perantauan hanya dalam waktu 24 jam.

Baca Juga:  ILUNI UI Membawa Pesan Pengabdian kepada Indonesia

Bagi mereka, satu hari berkumpul dengan orang tua dan sanak saudara sudah dianggap cukup untuk melepas rindu.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Status sebagai kurir freelance membuat penghasilan mereka sangat bergantung pada kehadiran (absensi) dan jumlah paket yang berhasil diantarkan (fee per package).

Menunda pekerjaan berarti merelakan potensi pendapatan di tengah tingginya arus pengiriman barang pasca-Lebaran.

“Satu hari di rumah untuk sungkeman sudah cukup. Sekarang waktunya kembali cari cuan. Paket tidak bisa menunggu lama, dan dapur juga harus tetap ngebul,” ujar salah satu kurir daerah setempat, Minggu, 22 Maret 2026.

Baca Juga:  Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Meski harus mengorbankan waktu libur panjang, semangat para ‘pejuang paket’ di Bekri ini tidak surut. Di balik setiap paket yang sampai tepat waktu, ada pengorbanan besar dan dedikasi luar biasa dari para kurir yang memilih kembali bekerja di tengah suasana kemenangan.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Desty


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB