Buka Puasa Bersama, MES Perkuat Sinergi Pemangku Kepentingan Ekonomi Syariah

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum Ramadan yang dinilai sebagai ruang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dimanfaatkan oleh Pengurus Pusat MES melalui agenda buka puasa bersama yang berlangsung pada Jumat (13/3).

Kegiatan yang dituan rumahi Bank Syariah Indonesia ini turut dihadiri Wakil Presiden RI Ke 13 K.H Ma’ruf Amin, Ketua Umum dan Ketua Harian Pengurus Pusat MES terpilih serta para tokoh dan pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah terkait.

Ketua Umum Pengurus Pusat MES, Rosan P. Roeslani, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Rosan juga menyoroti dinamika global yang tengah berlangsung, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada stabilitas ekonomi global, mulai dari ketidakpastian harga energi hingga volatilitas pasar keuangan.

Baca Juga:  DPRD Way Kanan Gelar Rapat Paripurna Dengan 3 Agenda 

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kita membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional karena membawa nilai keadilan, keseimbangan, serta keberpihakan kepada sektor riil,” ujar Rosan.

Pengembangan ekonomi syariah, lanjut Rosan, membutuhkan kolaborasi luas seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku industri, lembaga keuangan, akademisi, ulama, hingga organisasi masyarakat.

“Ketika seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan bersama dalam satu semangat yang sama, kita akan mampu membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya.

Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tersebut juga mengungkapkan bahwa struktur kepengurusan baru MES masih dalam tahap finalisasi penyusunan dan ditargetkan dapat selesai dalam waktu dekat untuk dapat segera diumumkan secara resmi.

“Kepengurusan tersebut diharapkan membuat organisasi bergerak lebih dinamis, kolaboratif, dan berdampak bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga:  Johan Rosihan Minta Pemerintah Susun Mitigasi Karhutla Yang Lebih Jelas Dan Terukur

Sementara itu, Ketua Harian PP MES, Ferry Juliantono, menilai masa depan ekonomi syariah tidak hanya bertumpu pada sektor keuangan syariah dan industri halal. Ekonomi syariah perlu masuk lebih dalam ke sektor riil sebagai kekuatan produksi, perdagangan, dan distribusi di tengah masyarakat.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koperasi, Ferry juga menyoroti potensi besar koperasi pondok pesantren sebagai motor penggerak ekonomi umat. Pesantren dinilai memiliki ekosistem yang kuat, mulai dari sumber daya manusia, komunitas yang solid, hingga kebutuhan ekonomi yang nyata.

“Dari pesantren kita bisa membangun model pengembangan sektor riil ekonomi syariah, mulai dari produksi hingga jejaring usaha yang berkelanjutan,” pungkasnya.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB