Atasi Stunting, Puskesmas Tanjung Mas Makmur Akselerasi Program “Gertak Padu”

Minggu, 28 Mei 2023 | 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Nara J Afkar 

MESUJI – Guna mendukung penurunan Stunting, dan angka kematian ibu dan bayi, Puskesmas Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji meluncurkan inovasi daerah (Inovasi) yang diberi nama Gerakan serentak posyandu terpadu (Gertak Padu).

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan bersama masyarakat guna memberdayakan dan memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta Stunting.

“Berdasarkan peraturan menteri kesehatan nomor 04 tahun 2019 tentang standar teknis pelayanan dasar bidang kesehatan, yang di sebut standar pelayanan minimal (SPM) ini merupakan urusan pemerintah wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal,” ungkap kepala puskesmas Tanjung Mas Makmur Yudian Murbantaka.SKM., minggu (28/05/2023)

Baca Juga:  Plat Luar Daerah di Larang Parkir di Lingkungan Pemda Lambar, Berikut Penjelasan Kominfo

Yudian mengatakan tujuan dari program ini sesuai prioritas pembangunan Indonesia dan pembangunan manusia yang di arahkan pemerintah daerah guna menurunkan angka Stunting, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia, khusunya kabupaten Mesuji.

Pelayanan kesehatan pada ibu hamil dan balita sesuai standar ada 2 dari 12 indikator SPM kesehatan yang harus di capai 100% sebagai upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Stunting.

“Capaian kinerja Pemerintah Daerah dalam pemenuhan mutu pelayanan setiap jenis pelayanan dasar pada SPM Kesehatan harus 100% (seratus persen). Indikator-Indikator SPM tersebut dapat dicapai dengan menerapkan pelayanan kesehatan bentuk UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat),” tambah Yudian.

Baca Juga:  Pih, TAWAR!

Dijelaskan Yudian, UKBM adalah wahana pemberdayaan masyarakat, yang dibentuk atas dasar kebutuhan masyarakat, untuk dikelola bersama dengan bimbingan dari petugas puskesmas, lintas sektor dan lembaga terkait lainnya.

“Gertak Padu ini di bentuk agar pelaksanaan posyandu untuk bayi balita dan ibu hamil dilaksanakan di waktu dan tempat yang bersamaan, serta terintegrasi dengan berbagai program pelayanan kesehatan lainnya, seperti upaya promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, pencegahan dan penanggulangan penyakit menular,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pih, TAWAR!
Ketua JMSI Metro Sayangkan Hearing Terkait Pinjaman 20 Milyar Tertutup
Plat Luar Daerah di Larang Parkir di Lingkungan Pemda Lambar, Berikut Penjelasan Kominfo
Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 %
Diseminasi BULD DPD RI, Jihan: Selaras Dengan Program Desaku Maju
Polres Mesuji Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026
Rial Kalbadi: Cek Rutin Mobil Damkar
Meski Belum Launching, RSUD Ratu Tara Mesuji Siap Layani Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:17 WIB

Pih, TAWAR!

Rabu, 1 April 2026 - 17:56 WIB

Ketua JMSI Metro Sayangkan Hearing Terkait Pinjaman 20 Milyar Tertutup

Rabu, 1 April 2026 - 05:33 WIB

Plat Luar Daerah di Larang Parkir di Lingkungan Pemda Lambar, Berikut Penjelasan Kominfo

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:30 WIB

Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 %

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:27 WIB

Diseminasi BULD DPD RI, Jihan: Selaras Dengan Program Desaku Maju

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:39 WIB

#indonesiaswasembada

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:37 WIB