Atasi Kurap dengan Beberapa Obat Alami Berikut Ini

Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

Kurap merupakan penyakit menular umum pada kulit, yang dapat Anda atasi dengan sejumlah bahan alam.

Mengutip Healthline, kurap disebabkan oleh infeksi jamur Tinea, di mana jika terinfeksi, Anda akan memiliki bercak merah, bersisik, dengan bentuk melingkar di kulit atau kuku.

Kurap dapat menginfeksi seluruh kulit atau kuku Anda. Namun, kurap paling umum terjadi di kulit lengan dan kepala. Penyakit ini bisa memiliki nama berbeda saat menginfeksi bagian tubuh berbeda.

Ketika kurap memengaruhi daerah selangkangan, itu disebut sebagai gatal selangkangan (Tinea Cruris atau Jock Itch). Sementara, jika mempengaruhi area di antara jari-jari kaki Anda, itu disebut penyakit kaki atlet (Tinea Pedis).

Baca Juga:  Tiga Program CSR IMIP Raih Penghargaan ISRA 2026

Beberapa bahan berikut dapat menjadi obat alami untuk mengatasi kurap Anda:

1. Cuka sari apel

Mengutip Healthline, cuka sari apel dapat menjadi obat alami untuk mengatasi kurap karena memiliki sifat antijamur yang kuat. Anda dapat menggunakan cuka sari apel dengan mengoleskannya ke kurap.

Caranya yaitu rendam lembar kapas ke dalam cuka sari apel murni dan usapkan ke kulit yang terkena kurap. Disarankan melakukan ini 3 kali sehari.

Baca Juga:  Johan Rosihan Minta Pemerintah Susun Mitigasi Karhutla Yang Lebih Jelas Dan Terukur

2. Minyak pohon teh

Mengutip Healthline, minyak pohon teh memiliki sifat antijamur dan antibakteri, sehingga bisa sangat efektif untuk mengobati infeksi jamur kulit, seperti kurap.

Anda bisa menggunakan kapas yang dicelupkan ke minyak pohon teh murni dan kemudian usapkan ke kurap. Disarankan mengaplikasikan ini sebagai 2-3 kali per hari.

Jika Anda memiliki kulit sensitif, lebih baik mengencerkan minyak pohon teh dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa, yang memiliki manfaat antijamur juga.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB