Ambivalen; Bersih Pantai Dan Mempercantik Bandarlampung

Senin, 10 Juli 2023 | 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alzier-Firli di Pelantikan JMSI Lampung

Alzier-Firli di Pelantikan JMSI Lampung

Laporan: Anis

BANDARLAMPUNG-Komitmen Walikota soal mempercantik Bandarlampung terkesan bertentangan alias ambivalen.

Disatu sisi pengecatan fly over terus menerus dilakukan, namun soal lingkungan alias sampah dan banjir kota belum muncul sebagai sebuah perencanaan pembangunan perkotaan.

Dan ini kemudian ‘mengganggu’ setelah munculnya ‘cubitan’ tiktokers pandawa. Yang hari ini dan kemarin di sahuti forkopimda Bandarlampung.

Kemarin, ratusan personel Polresta Bandarlampung dan warga membersihkan sampah di Pantai Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras, Bandarlampung, Minggu (9-7-2023).

Pembersihan itu dilakukan pasca viralnya Pantai Sukaraja yang disebut sebagai terkotor kedua di Indonesia.

“Pantai ini sempat viral karena tumpukan sampahnya di mana mana. Kami lakukan pembersihan di pantai ini karena peduli akan lingkungan hidup,” kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto, saat usai membersihkan sampah, saat ditemui di lokasi.

Baca Juga:  Menarik, Pajak Makan Minum Jepang Turun jadi 1%, Lampung?

Hari ini, Pantai Sukaraja disesaki ribuan pekerja sosial dengan warna khas kemerahan dipimpin Eva Dwiana bersih-bersih disana. Kelompok-kelompok sosial kemasyarakatan menyesaki Sukaraja. RT, Linmas dan dinas berjibaku menghilangkan sampah dan kotoran.

Alat berat dengan puluhan truk sampah yang sudah tidak muda lagi bekerja menjawab ajakan para tiktoker yang senada dan walau tak seirama dengan Bima versus Arinal.

Pengamat Sosial Kemasyarakatan dan juga Politisi Senior Alzier Dianis tak kalah peihatin. Alzier mendesak semua untuk berbuat yang lebih konkrit dan bermanfaat. Jangan hanya simbolik. Yang pada gilirannya Pemkot bak Pemadam Kebakaran.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Siap Dukung Porprov ke-X, Ajang Menuju PON 2028

Dikatakan, setelah bersih, Eva semestinya sudah berfikir bagaimana membuat areal tersebut menjadi lebih baik. Kalau mungkin menjadi obyek wisata dan tempat bermain anak-anak.

Ditambahkan, daerah pesisir Bandarlampung seharusnya sudah menjadi perhatian Eva. Kalau Walikota berkomitmen mempercantik Bandarlampung. Mempercantik Bandarlampung bukan hanya mengecat fly over. Pesisir pantai, sampai dan banjir harus menjadi fokus. Karena ini masalah perkotaan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB