Usung Tema Cengget Bonsai Tubaba, PPBI Tulang Bawang Barat Gelar Kontes Bonsai Nasional

Jumat, 17 Mei 2024 | 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Aristusyah

TULANGBAWANG BARAT – Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Tulang Bawang Barat (Tubaba), menyelenggarakan pameran tingkat nasional sekaligus hari ulang tahun (HUT) ke-15 Kabupaten Tulang Bawang Barat. Even bonsai 2024 ini mengusung tema ‘Cangget Bonsai Tubaba’ dengan mengangkat kearifan lokal.

Dalam even ini ada juga UMKM ekonomi kreatif penggiat bonsai berpartisipasi. Sehingga bagi masyarakat yang ingin mencari bahan-bahan bonsai bisa membeli di ajang sini.

Saat ditemui di lapangan Ketua PPBI Tubaba Rizal Irawan menjelaskan, terkait pameran dan kontes bonsai. “Sebelum ajang Cangget Bonsai digelar, terlebih dahulu kami menyelenggarakan pepung bonsai di depan komplek Islamic Center Tubaba,” ungkap Rizal Irawan, Minggu (21/4).

Baca Juga:  Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul

Pada pameran ini ada empat kelas yakni prospek, pratama, madya, dan utama berdasarkan sertifikat terutama madya dan utama. Dewan juri ada enam orang dari PPBI Pusat. “Ada Kriteria penilaian nantinya mulai dari gerak dasar, keselarasan, kematangan, penampilan, jadi ada kolom-kolomnya,” jelas Rizal Irawan.

Pada even ini 10 peserta terbaik setiap kelas mendapat sertifikat penghargaan, piala, atau plakat 10. “Nantinya ada juga yang terbaik setiap kelas dan yang terbaik ada juga penghargaan best in class dan best in show. Kita harap antusias bisa tinggi, sejauh ini peserta sudah ada dari berbagai daerah yang sudah berdatangan,” lanjut Rizal Irawan.

Baca Juga:  Polres Mesuji Gelar KRYD, Siapkan 2 Pos dan 81 Personel

Panitia juga menyediakan door prize. Tujuan pameran ini adalah memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bonsai. Kemudian, menjalin silaturahmi antar penggiat bonsai. Selain itu, diharapkan dapat juga menjadi industri kreatif untuk meningkatkan taraf ekonomi para penggiat bonsai dan masyarakat umumnya.

Anggaran kontes ini bersumber dari pemda, sponsor, dan swadaya anggota berupa sumbangan wajib peserta. Prosedur pendaftaran setiap peserta bisa ikut dengan cara datang langsung ke lokasi dengan membawa bonsainya. Uang pendaftaran sumbangan wajib peserta mulai Rp100 ribu hingga Rp250 ribu sesuai kelasnya.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut
Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan
LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik
Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus
Manfaatkan Fasilitas, Raker UIN RIL 2026 Dorong Kemandirian Kampus
Dari Waste to Energy hingga Wakaf Produktif, Rektor UIN RIL Sampaikan Rekomendasi Program Strategis Kemenag
Gubernur Buka Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lampung Timur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:51 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Sabtu, 18 April 2026 - 11:39 WIB

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 April 2026 - 11:37 WIB

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:50 WIB

LP2M UIN Raden Intan Lampung Gelar Workshop Penulisan Proposal untuk Dosen Pemula dan Tendik

Sabtu, 18 April 2026 - 10:41 WIB

Rapat Kerja 2026, Rektor UIN RIL Ajak Sivitas Bangun Ritme Bersama Wujudkan Visi Kampus

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

KKB Kian Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:39 WIB

#indonesiaswasembada

Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:37 WIB