Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Upaya pemerintah mendorong lahirnya wirausahawan baru dinilai tidak akan efektif jika pendidikan kewirausahaan hanya berhenti pada teori di ruang kelas. Dukungan nyata berupa akses pembiayaan, pendampingan bisnis, hingga perluasan pasar disebut menjadi faktor penting agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu berkembang dan naik kelas di tengah persaingan ekonomi regional.

Pandangan itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, Eva Monalisa, dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Mencetak Entrepreneur Baru, Mendorong UMKM Naik Kelas” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Eva mengatakan Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan kementerian terkait sektor UMKM, perindustrian, ekonomi kreatif, dan pariwisata mendukung penuh penguatan pendidikan kewirausahaan. Namun, menurut dia, pengembangan jiwa usaha harus diikuti dengan kebijakan konkret yang dapat langsung dirasakan pelaku UMKM.

Baca Juga:  Politik Bebas Aktif Kekuatan Diplomasi Parlemen Indonesia Ditengah Geopolitik Global 

“Pendidikan kewirausahaan tidak boleh berhenti di teori. Harus terintegrasi dengan akses pembiayaan, inkubasi bisnis, dan konektivitas pasar agar benar-benar melahirkan wirausahawan yang siap bersaing,” katanya.

Ia menilai tantangan terbesar UMKM Indonesia saat ini bukan hanya keterbatasan modal, tetapi juga lemahnya akses pasar dan minimnya pendampingan usaha yang berkelanjutan. Karena itu, pemerintah dinilai perlu hadir lebih aktif dalam membangun ekosistem usaha yang menyeluruh.

Menurut Eva, Indonesia masih tertinggal dibanding sejumlah negara di kawasan, termasuk Vietnam, dalam hal pengembangan UMKM yang mampu tumbuh menjadi usaha berdaya saing tinggi. Kondisi itu, kata dia, menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih terintegrasi antara pelatihan, pembiayaan, dan pemasaran produk.

Baca Juga:  Negara Rugi Rp5 Triliun per Tahun, oleh Mafia Benih Lobster Ilegal

“Sering kali pelaku usaha sudah memiliki produk dan modal, tetapi tidak tahu harus menjual ke mana atau bagaimana mengembangkan usahanya. Di sinilah pentingnya pendampingan pemerintah yang jelas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Eva menegaskan keberhasilan program UMKM naik kelas tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan satu aspek. Menurut dia, pelaku usaha membutuhkan dukungan menyeluruh agar mampu membangun usaha yang mandiri, berkelanjutan, dan kompetitif di pasar nasional maupun global.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Naik Damri Menuju Tiongkok
Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah
Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar
Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan
Krisis Daftar Ulang Calon Mahasiswa Baru: Bukti Lemahnya Tata Kelola Kementerian Pendidikan
Ketum JMSI: Jurnalisme Bukan Sekadar “Pemadam Kebakaran”
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:53 WIB

Wagub Jihan: Kejuaraan Renang Piala Kemenpora Jadi Ajang Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:49 WIB

Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:54 WIB

Naik Damri Menuju Tiongkok

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:39 WIB

Kadis Kominfo Tanggamus Teken Kerja Sama Sertifikat Elektronik dengan BSSN, Tanggamus Jadi Pemanfaat TTE Tertinggi dari 21 Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Wabup Tanggamus Pimpin Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Hamparan Mulai Tertib Masuk Area Pasar

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Naik Damri Menuju Tiongkok

Sabtu, 11 Jul 2026 - 14:54 WIB