Tiga Bulan Berturut-turut, Kasus Keracunan Makanan MBG Terjadi di Lampung Utara

Rabu, 1 Oktober 2025 | 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Program Makan Gratis Bergizi (MBG) menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo guna memastikan anak-anak Indonesia (pelajar) mendapatkan asupan gizi yang cukup dan layak setiap harinya.

Namun, diawal-awal perjalanannya ditemukan kasus keracunan massal di pelosok daerah se-antero negeri.

Salah satunya terjadi di Kabupaten Lampung Utara. Kabupaten dengan jumlah pelajar hingga ratusan ribu itu kini diintai ihwal keracunan makan dari program Asta Cita Presiden karena kelalaian oknum pengelola dapur MBG.

Kasus pertama dialami siswa SD Soekarno Hatta pada bulan Juli lalu. Peserta didik itu mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah dan sakit perut setelah menyantap menu dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terindikasi sudah basi.

Hal itu dibenarkan oleh Asisten Lapangan MBG Lampung Utara M Rabani Keigi. Dirinya mengakui bahwa pihaknya terlambat mengetahui adanya permasalahan distribusi makanan.

“Kami baru mengetahui makanan itu tidak layak dikonsumsi setelah mendapat laporan dari pihak sekolah,” ucap Rabani.

Baca Juga:  BURT DPR RI Awasi Pelayanan Jamkestama di RS EMC Sentul

Kasus kedua menimpa belasan siswa dari dua sekolah di Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara pada bulan Agustus lalu. Para peserta didik mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan pusing. Insiden ini diduga terjadi setelah mereka menyantap makanan yang disediakan dalam program makanan bergizi gratis.

Peristiwa ini menimpa siswa di SDN Negara Agung dan SMPN 1 Sungkai Jaya. Menurut kesaksian seorang siswi kelas 6 SDN Negara Agung, gejala tersebut muncul tak lama setelah ia dan teman-temannya mengonsumsi makanan yang dibagikan.

Menu yang disajikan saat itu terdiri dari mie kuning, sayur sawi, ayam, perkedel jagung, dan buah-buahan, tanpa susu.

Kepala Puskesmas Sungkai Jaya, menyatakan 15 siswa yang mengalami gejala serupa yang diduga keracunan makanan.

“Ada 3 siswa yang harus dirawat, sementara sisanya menjalani rawat jalan,” jelasnya.

Terakhir, beberapa hari lalu tepatnya pada hari Senin, 29 September 2025 kasus keracunan MBG menimpa 92 siswa dari dua sekolah menengah atas yakni SMAN 3 Kotabumi dan SMAN 4 Kotabumi.

Baca Juga:  Warga dan Pemudik di Lampung Utara Keluhkan Wisata Lubang di Jalur Silaturahmi Lebaran

Puluhan korban sempat dirawat di RSUD HM Ryacudu, RS Handayani, dan klinik swasta lainnya.

Kejadian itu sontak menggegerkan publik, banyak yang pesimis dengan program yang digadang-gadang akan berdampak positif pada tumbuh kembang peserta didik, namun dibalik progam mulia ini terjadi peristiwa pilu meski tak sampai memakan korban jiwa.

Kehadiran para pemimpin daerah seperti Wakil Bupati Lampung Utara, Romli tengah malam mengunjungi pelajar yang keracunan memberikan dukungan moril tersendiri bagi pasien keracunan.

Begitu juga dengan kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Hendra Syarbaini ke RSUD HM Ryacudu dan RS Handayani dinilai dapat berpengaruh pada semangat pasien untuk pulih dengan cepat.


Penulis : Rudi alfian


Editor : Hadi


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Wamendagri Warning Jabar: Jangan Ada Program Siluman di RKPD 2027
Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak
Peringati Hari Seni Sedunia 2026 di Museum Gajah, Ibas Dorong Penguatan dan Pemajuan Seni Budaya Kreatif Sebagai Identitas Bangsa
Optimalkan Keamanan Lingkungan, Kapolsek Mesuji Timur Bersama Camat Mengecek Pos Kamling dan Bagikan Kentongan
Mirza Yakini Perbaikan Jalan Dongkrak Petani Lampung Lebih Sejahtera
Gubernur Mirza Mantap Hidupkan Agrikultur dan Pertanian di Lampung
Perkuat Kompetensi dan Meritokrasi, Kabag Binkar Biro SDM Polda Lampung Sosialisasikan Assessment Center Polri di Kabupaten Mesuji

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:12 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Kamis, 16 April 2026 - 16:10 WIB

Wamendagri Warning Jabar: Jangan Ada Program Siluman di RKPD 2027

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WIB

Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak

Kamis, 16 April 2026 - 15:08 WIB

Peringati Hari Seni Sedunia 2026 di Museum Gajah, Ibas Dorong Penguatan dan Pemajuan Seni Budaya Kreatif Sebagai Identitas Bangsa

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Optimalkan Keamanan Lingkungan, Kapolsek Mesuji Timur Bersama Camat Mengecek Pos Kamling dan Bagikan Kentongan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:12 WIB

#indonesiaswasembada

Wamendagri Warning Jabar: Jangan Ada Program Siluman di RKPD 2027

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:10 WIB

#indonesiaswasembada

Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:12 WIB