Terus Memanas Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi menghangatkam suasana Laut Merah [xin]

Konflik Houthi Yaman, Yaman dan Arab Saudi menghangatkam suasana Laut Merah [xin]

SANAA- Houthi Yaman pada Jumat (31/7) mengeklaim bahwa delapan kapal tanker minyak Arab Saudi terpaksa mengubah haluan akibat larangan maritim yang diberlakukan kelompok tersebut terhadap pelayaran yang terkait dengan Arab Saudi di Laut Merah.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X, juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan bahwa kapal-kapal tanker tersebut dialihkan menuju Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) “sebagai bagian dari strategi ‘blokade dibalas blokade’,” yang dia kaitkan dengan penegakan blokade angkatan laut yang makin intensif oleh kelompok tersebut terhadap kapal-kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah.

Sarea menyampaikan bahwa Houthi akan terus menegakkan blokade terhadap Arab Saudi dan memperingatkan bahwa kapal-kapal yang terkait dengan Arab Saudi akan tetap menjadi sasaran serangan “di mana pun memungkinkan.”

Baca Juga:  Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

Sarea menambahkan bahwa kelompok tersebut tidak akan “menyia-nyiakan upaya apa pun” untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai blokade terhadap wilayah-wilayah yang berada di bawah kendali Houthi dan “memulihkan hak-hak rakyat Yaman.”

Klaim terbaru ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan secara cepat antara kelompok Houthi Yaman dan Arab Saudi. Pada 20 Juli, Houthi mengumumkan apa yang mereka gambarkan sebagai larangan maritim terhadap pelayaran yang terkait dengan Arab Saudi di Laut Merah, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan tanggapan atas dugaan blokade Arab Saudi terhadap wilayah-wilayah yang berada di bawah kendali Houthi.

Sejak saat itu, kelompok tersebut mengeklaim telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan kapal-kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi di Laut Merah serta infrastruktur energi, sementara koalisi pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara yang diumumkan secara terbuka terhadap apa yang mereka sebut sebagai target-target militer utama milik Houthi di Yaman, yang menandai serangan pertama Saudi yang diakui secara resmi terhadap kelompok tersebut sejak 2022.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif 

Kembalinya permusuhan tersebut meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, sehingga meningkatkan risiko terjadinya konfrontasi militer yang lebih luas setelah bertahun-tahun Yaman relatif tenang.

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terbaru

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB

#indonesiaswasembada

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:59 WIB