SPPG Balekencono Buang Limbah ke Parit, Baunya Cemari Lingkungan

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Warga Dusun Sendang Mulyo, Desa Balekencono, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, geram dengan dugaan pencemaran limbah cair dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Limbah cair diduga mengalir ke selokan warga hingga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat. Aroma tak sedap bahkan disebut tercium hingga area pasar dan rumah ibadah di sekitar lokasi.

Warga menilai persoalan limbah tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum mendapat penanganan serius dari pihak pengelola.

Bahkan anehnya lagi Dapur SPPG sudah beroperasi selama empat bulan tetapi instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) baru mau dibuat setelah warga komplain adanya limbah cair dari dapur MBG 02.

Wahyanto, warga setempat, mengatakan sejak awal masyarakat sudah mengingatkan pengelola terkait dampak limbah dapur MBG terhadap lingkungan sekitar. Namun, keluhan warga disebut tidak direspons maksimal.

“Rumah saya jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi pembuangan limbah. Hampir setiap hari bau busuk tercium dan sangat mengganggu,” ujar Wahyanto, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:  HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Warga juga menyoroti pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dinilai tidak sesuai standar. Mereka menyebut pembangunan bak penampungan limbah baru dilakukan setelah adanya protes dan teguran dari masyarakat.

Keluhan serupa disampaikan Suwarno. Ia menegaskan warga tidak menolak program MBG, namun meminta pengelolaan limbah dilakukan dengan baik agar tidak merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami mendukung program MBG, tapi limbahnya jangan sampai mencemari lingkungan warga,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola dapur MBG, Nyoman, membantah limbah sengaja dibuang ke parit warga. Menurutnya, masalah terjadi akibat kebocoran pada IPAL yang kini sedang diperbaiki.

“Saat ini kami sedang memperbesar bak penampungan limbah agar tidak lagi bocor ke lingkungan,” ujar Nyoman.

Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat melakukan pembangunan tiga bak penampungan limbah baru sebagai upaya mencegah kebocoran kembali terjadi.

Persoalan ini juga mendapat perhatian DPRD Lampung Timur. Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur, H. Kemari, membenarkan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi dapur SPPG Balekencono setelah menerima laporan masyarakat.

Baca Juga:  Sosialisasi Kelayan Binter, Afan S: Kesempatan Klien Pemasyarakatan Perbaiki Diri

Menurutnya, saat sidak dilakukan, bau menyengat dari limbah cair memang tercium kuat di sekitar lokasi dan mengalir ke selokan warga.

“Kami menemukan masih banyak ketidaksesuaian dan kekurangan pada SOP IPAL yang seharusnya dipenuhi pihak pengelola,” kata Kemari.

Komisi III DPRD Lampung Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup meminta pengelola segera melakukan perbaikan sesuai standar pengelolaan limbah program MBG.

DPRD juga memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada pengelola untuk menyelesaikan perbaikan. Jika tidak ada perubahan signifikan, DPRD membuka kemungkinan rekomendasi penutupan sementara operasional dapur SPPG tersebut.

“Kalau masih tidak berubah, kami akan turun kembali dan tidak menutup kemungkinan dilakukan penutupan sementara,” tegasnya seperti disampaikan Konteibutor Lintaslampung, Riswansyah. []


Penulis : Riswansyah


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Timur

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM
Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM
Kodam XXI/Radin Inten Konsolidasi 56 Komponen , PPM Lampung Siap Gelar Apel Kebangsaan
Dua Titik Karhutla di Tulang Bawang dan Lamteng Terkendali
Gubernur Lampung Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan
Wakapolres Mesuji  Jumling di Masjid Nurul Hidayah 

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:52 WIB

APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Konsolidasi 56 Komponen , PPM Lampung Siap Gelar Apel Kebangsaan

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 16 Oktober 2026 ini menunjukkan tampilan depan venue ajang Jakarta Game On 2026 di The Brick Hall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 17 Okt 2026 - 21:07 WIB

Berita Utama

Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:39 WIB

Berita Utama

APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:52 WIB

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:46 WIB