SPPG 02 Balekencono, Limbah Masalah, Menu pun Gak Jelas

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Polemik Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 di Desa Balekencono, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur kembali mencuat.

Setelah sebelumnya warga mengeluhkan dugaan pencemaran limbah cair yang menimbulkan aroma tak sedap di lingkungan sekitar, kini muncul keluhan baru terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada murid Taman Kanak-kanak (TK).

Sejumlah wali murid menilai menu makanan yang dibagikan terkesan asal-asalan dan tidak sesuai harapan program pemenuhan gizi untuk anak-anak.

Salah seorang wali murid yang tak mau disebutkan namanya mengaku pernah menyampaikan protes kepada pengelola dapur SPPG. Namun menurutnya, keluhan tersebut justru mendapat respons yang dinilai tidak pantas.

Baca Juga:  Korban Tewas Gempa Kolombia Jadi 111 Orang

“Jangan kebanyakan komplin, tinggal badok (makan) aja,” ujar wali murid menirukan ucapan yang diduga disampaikan pihak pengelola MBG.

Wali murid tersebut menilai pengelola dapur SPPG 02 terkesan anti kritik dan tidak terbuka terhadap masukan masyarakat.

Selain persoalan menu makanan, warga juga mempertanyakan minimnya keterbukaan informasi dari pihak dapur SPPG apalagi terkait menu MBG yang akan dibagikan kepada siswa setiap harinya.

Menurut warga, hingga saat ini tidak ada pembaruan informasi menu makanan melalui media sosial maupun sarana informasi lainnya sehingga masyarakat sulit mengetahui standar makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung

Keluhan demi keluhan yang muncul membuat sebagian masyarakat meminta agar operasional Dapur SPPG 02 Balekencono di evaluasi secara menyeluruh, bahkan ada yang mendesak agar dapur tersebut di suspend.

Pengelola dapur Nyoman saat ditanya soal keluhan menu? Berjanji akan segera melakukan evaluasi. []

 

 

 


Penulis : Riawansyah


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Timur

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia
PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina
Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen
Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana
Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan
Pertukaran Budaya Tiongkok-Mesir Berkembang Pesat
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa
Presiden Tiongkok di Mesir Saksikan Takhta Firaun

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:34 WIB

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIB

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Tugas Gubernur BI Baru: Likuiditas, Suku Bunga, dan Target Pertumbuhan 6 Persen

Kamis, 3 September 2026 - 17:37 WIB

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Kamis, 3 September 2026 - 17:29 WIB

Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan

Berita Terbaru

Momentum pengembangan ekosistem RMB semakin kuat setelah Bank Indonesia dan PBOC menandatangani Nota Kesepahaman mengenai pembentukan pengaturan kliring RMB di Indonesia pada 11 Juni 2026. Selanjutnya, pada 26 Juni 2026, BOC Hong Kong Cabang Jakarta memperoleh otorisasi untuk ditunjuk sebagai RMB Clearing Bank di Indonesia.

#indonesiaswasembada

BOC Hong Kong Siap Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Kamis, 3 Sep 2026 - 23:34 WIB


Seorang warga Palestina memadamkan api pada sebuah kendaraan yang hancur akibat serangan drone Israel di kawasan permukiman Tel al-Hawa, Gaza City, pada 31 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB khawatirkan Keselamatan Warga Sipil Palestina

Kamis, 3 Sep 2026 - 22:20 WIB

Gubernur DKI Evakuasi Kadisdik [EK]

#indonesiaswasembada

Tak Peka, Gubernur DKI Diminta Evaluasi Kadisdik Nahdiana

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:37 WIB

Munir

#indonesiaswasembada

Kepsek SLB Negeri Sukamaju Klarifikasi; Ijazah Proses Pencetakan

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:29 WIB