BEIJING-Tiongkok dan Mesir, yang sama-sama merupakan peradaban kuno dengan sejarah panjang dan kebudayaan yang gemilang, telah saling belajar dan berkembang bersama selama ribuan tahun.
Lebih dari 2.000 tahun silam, Tiongkok dan Mesir terhubung melalui Jalur Sutra kuno, yang tidak hanya menjadi jalur pertukaran porselen dan barang pecah belah, tetapi juga pengetahuan dan gagasan di antara kedua peradaban tersebut.
Kedua negara telah menyaksikan kerja sama yang erat dan terus berkembang di bidang arkeologi, dengan sejumlah proyek arkeologi bersama dalam beberapa tahun terakhir. Penggalian arkeologi bersama di Luxor dan Saqqara, serta pameran peradaban Mesir di Tiongkok telah mendekatkan sejarah dan budaya kedua peradaban kuno tersebut kepada masyarakat masing-masing. Berbagai pertukaran semacam ini telah memberikan fondasi kemanusiaan yang lebih mendalam bagi hubungan bilateral.

Penulis : Romy Agus
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Jakarta






![Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Presiden-Tiongkok-dan-Mesir-bersama-Istri-di-Museum-Besar-225x129.jpg)





![Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Presiden-Tiongkok-dan-Mesir-bersama-Istri-di-Museum-Besar-129x85.jpg)




