BOGOTA-Jumlah korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8) bertambah menjadi 111 orang di seluruh negeri, dengan 87 lainnya mengalami luka-luka, demikian disampaikan Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella di Bogota.
De la Espriella mengatakan gempa tersebut merusak 1.575 rumah dan infrastruktur di enam bandara, yang mengakibatkan operasi penerbangan komersial ditangguhkan.
Pemerintah Kolombia pada Senin pagi telah menetapkan status bencana nasional sebagai respons terhadap dampak gempa bumi tersebut.
Menurut Badan Geologi Kolombia, gempa itu terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat di wilayah barat Kolombia. Pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, di departemen Choco, pada kedalaman 96 km. []
Penulis : Desty Efriyani
Editor : Nara
Sumber Berita : Jakarta


![Korban Gempa Kolombia dan Tim Penyelamat [xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Korban-Gempa-Kolombia-dan-Tim-Penyelamat.jpg)

![Korban Gempa Kolombia dan Tim Penyelamat [xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Korban-Gempa-Kolombia-dan-Tim-Penyelamat-225x129.jpg)





![Korban Gempa Kolombia dan Tim Penyelamat [xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Korban-Gempa-Kolombia-dan-Tim-Penyelamat-129x85.jpg)






