Flydubai Mendarat Darurat, Dua Pilot Terlibat Insiden

Kamis, 1 Oktober 2026 | 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

flydubai [net]

flydubai [net]

YERUSALEM/DUBAI-Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (30/9) mengatakan bahwa seorang pilot di dalam penerbangan Flydubai yang mengangkut sebagian besar penumpang asal Israel telah menikam pilot lainnya dan tampak mencoba untuk menjatuhkan pesawat tersebut sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh para penumpang dan kru.

Dalam sebuah pernyataan video, Netanyahu mengatakan terduga pelaku serangan telah ditangkap dan sedang diinterogasi oleh otoritas Arab Saudi. Dia menambahkan bahwa Israel terus menjalin kontak dengan “otoritas terkait”.

Menilai insiden tersebut sebagai “sangat serius”, dia menyebutkan bahwa pesawat itu sempat berputar-putar dan mulai menukik tajam saat mendekati Israel. Dia menambahkan seorang penumpang asal Israel dan seorang kru pesawat berhasil mendobrak masuk ke dalam kokpit, lalu melumpuhkan pilot penyerang yang kala itu sedang berusaha “menyabotase” sistem pesawat, sementara kru penerbangan lainnya mengambil alih kendali pesawat.

Baca Juga:  'Anda adalah Saya': Pesan Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Film 'Ageman'

Tzvika Mens, yang mengaku turut membantu melumpuhkan penyerang itu, mengatakan kepada saluran berita milik pemerintah Israel, Kan TV News, dari dalam pesawat bahwa dia dan dua orang lainnya berhasil mengikat pelaku dengan menggunakan kabel dari headphone gratis yang disediakan bagi para penumpang di dalam penerbangan tersebut.

Pesawat pengganti milik Flydubai telah dipersiapkan untuk berangkat menuju Israel, tetapi penerbangan itu tertunda akibat beberapa penumpang menolak untuk naik karena rasa takut, tutur Mens.

Israel Katz, menteri pertahanan Israel, menyebut insiden itu sebagai “serangan teror jihadis” dalam sebuah pernyataan. Badan-badan keamanan Israel berada dalam status siaga tinggi dan diinstruksikan untuk bersiap menghadapi “kemungkinan ancaman tambahan,” menurut kantor Netanyahu.

Baca Juga:  Bangunan Rusak Tempat Perlindungan Pengungsi Rubuh, 21 Tewas

Penerbangan Flydubai FZ1073 sempat menukik tajam hampir 14.000 kaki dalam waktu kurang dari 30 detik sebelum memancarkan sinyal darurat, menurut data pelacakan penerbangan. Para pejabat Israel sebelumnya menyatakan bahwa kopilot itu diduga telah menikam kapten pesawat dalam sebuah potensi upaya “serangan teror”. Kedua pilot tersebut dilarikan ke rumah sakit setelah pesawat mendarat, ungkap pihak Bandara Tabuk.

Seorang juru bicara (jubir) Flydubai mengonfirmasi bahwa penerbangan tersebut “mengalami suatu insiden” saat berada dalam perjalanan. Pesawat itu kemudian mendarat di Bandara Tabuk, dan seluruh penumpang dinyatakan “selamat dan telah teridentifikasi”, menurut jubir tersebut. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB