DOHA- Qatar pada Selasa (29/9) menyampaikan bahwa rangkaian pertemuan dan komunikasi yang bertujuan untuk menjembatani perbedaan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus berlangsung, dengan pihak Doha memfasilitasi pertukaran pesan antara kedua pihak dan berupaya membangun kesepahaman bersama menuju penyelesaian damai.
Majed al-Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, menuturkan dalam sebuah konferensi pers mingguan di kementerian tersebut bahwa sejumlah pertemuan dan pertukaran pesan telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir, termasuk pertemuan di New York.
“Upaya saat ini difokuskan pada membangun kesepahaman bersama antarpihak,” ujar al-Ansari.
Dia mengatakan Qatar akan melanjutkan upaya mediasinya dengan berupaya mempersempit perbedaan antara Washington dan Teheran, serta memfasilitasi komunikasi antara kedua pihak.
“Peran kami adalah untuk mengatasi berbagai kesulitan dan berupaya menjembatani kesenjangan antarpihak, dan hal itu sedang berlangsung saat ini,” ujar al-Ansari, seraya menambahkan bahwa berbagai pertemuan masih terus digelar dan pesan-pesan terus disampaikan antara kedua pihak.
Al-Ansari menolak membeberkan rincian terkait tahap upaya mediasi saat ini, tetapi menekankan bahwa Qatar tidak melihat adanya alternatif lain selain solusi damai.
Qatar terus melanjutkan upaya diplomatik untuk memulihkan jalur perundingan antara Washington dan Teheran dalam beberapa bulan terakhir. Dalam sejumlah pertemuan di sela-sela Majelis Umum PBB di New York pada pekan lalu, para pejabat Qatar juga membahas deeskalasi regional serta berbagai upaya untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi dialog.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta
















