LAMPUNG UTARA — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotabumi menggelar Dialog Kemanusiaan bertajuk “Lapor Pimpinan” di Lapas Kelas IIA Kotabumi, Rabu 30 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan langsung oleh warga binaan, mulai dari permintaan dukungan bibit, pupuk dan peralatan pertanian, pengembangan peternakan ayam petelur, sarana kebersihan, hingga perbaikan kendaraan pengangkut sampah yang kerap mengalami kerusakan.
Gayung bersambut, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis merespon aktif aspirasi tersebut dengan meminta warga binaan melalui pihak lapas untuk menyiapkan administrasi pengajuan bantuan.
“Silahkan pihak lapas membuat administrasi pengajuan. Pemerintah daerah akan melihat dan mengupayakan bantuan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Hamartoni.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kotabumi Bayu Iswari mengatakan dialog tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial HMI untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat, termasuk warga binaan.
“HMI bukan hanya Himpunan Mahasiswa Islam, tetapi juga harus menjadi harapan masyarakat Indonesia. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berupaya memastikan aspirasi warga binaan dapat didengar dan dikomunikasikan kepada pemerintah,” tuturnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus mengapresiasi inisiatif HMI yang dinilai membuka ruang komunikasi sekaligus peluang penguatan program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.
“Sinergitas menjadi pondasi untuk penguatan pembinaan dan pemberdayaan para warga binaan sebelum nantinya kembali ke tengah masyarakat. Terima kasih untuk adik-adik HMI yang sudah menginisiasi dialog ini,” ucapnya.
Disisi lain, Koordinator Presidium MD KAHMI Lampung Utara, Madri Daud menambahkan, dari 500 warga binaan, setidaknya ada sekitar 200 di antaranya merupakan warga asli Kotabumi. Ia berharap dialog tersebut dapat mendorong sinergi pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Mudah-mudahan output dari dialog kemanusiaan ini benar-benar terealisasi. Warga binaan juga saudara kita. Melalui pemberdayaan, mudah-mudahan mereka memiliki skill dan kemampuan untuk kembali bermasyarakat,” tandasnya.[]
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung Utara
















