Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz

Selasa, 15 September 2026 | 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua)

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua)

TEHERAN-Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Senin (14/9) menyatakan bahwa sebuah kapal supertanker pengangkut minyak yang berupaya melintasi Selat Hormuz melalui jalur “terlarang” di sebelah selatan jalur perairan tersebut meledak dan terbakar setelah menghantam ranjau laut.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di outlet berita resmi IRGC, Sepah News, AL IRGC menyatakan bahwa upaya untuk memadamkan kebakaran pada kapal tanker itu, yang diidentifikasi bernama “EL GAIA”-berdasarkan data pencarian, kapal ini milik Panama tersebut dilalap api.

Pihak AL IRGC menambahkan bahwa peringatan telah dikeluarkan mengenai risiko penggunaan jalur “ilegal” di jalur perairan strategis tersebut, seraya menegaskan bahwa selat itu tetap ditutup dan berada di bawah kendali pasukan AL Iran.

Baca Juga:  Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Sebelumnya pada hari yang sama, Otoritas Selat Teluk Persia (Persian Gulf Strait Authority/PGSA) Iran, lembaga yang bertanggung jawab atas lalu lintas maritim di Selat Hormuz, memperingatkan perusahaan asuransi dan lembaga klasifikasi agar tidak menyediakan layanan bagi kapal-kapal yang tercantum dalam daftar terbaru kapal “pelanggar”.

Melalui sebuah unggahan di akun platform media sosial X milik mereka, PGSA menyatakan bahwa perusahaan asuransi, klub proteksi dan ganti rugi (protection and indemnity/P&I), serta lembaga klasifikasi “diperingatkan untuk menahan diri dari memberikan layanan kepada kapal-kapal tersebut guna menghindari konsekuensi yang timbul dari interaksi dengan mereka.”

Baca Juga:  Iran akan lebih 'Menghancurkan' AS jika Perang Meledak Lagi

Menyusul serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran membatasi pelayaran melalui jalur perairan strategis tersebut, sementara pasukan AS memberlakukan blokade laut yang menyasar kapal-kapal yang berlayar menuju atau dari pelabuhan-pelabuhan Iran.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah
720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan
20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan
Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari
Tim SAR Di Hari Kedelapan Persempit Pencarian Jurnalis Yang Hilang
Putra Mahkota Saudi dan PM Pakistan Bahas Deeskalasi Regional
Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen
TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Kabupaten Lampung Selatan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:37 WIB

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah

Selasa, 15 September 2026 - 11:03 WIB

Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz

Selasa, 15 September 2026 - 10:57 WIB

720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Selasa, 15 September 2026 - 10:52 WIB

20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan

Selasa, 15 September 2026 - 10:44 WIB

Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:37 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:03 WIB

Para siswa mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari

#indonesiaswasembada

720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:57 WIB


Para pejabat desa dari Indonesia mengunjungi Perkebunan Kopi Puteng di Desa Chengganhe di Puwen, Kota Jinghong, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, pada 12 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:52 WIB

Sejumlah penumpang berpose untuk difoto berlatarkan model rangkaian kereta electric multiple unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di ruang tunggu Stasiun Halim di Jakarta (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:44 WIB