720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Selasa, 15 September 2026 | 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswa mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari

Para siswa mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari "Garis Kuning" di Kamp Pengungsian Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 12 Januari 2026. (Xinhua)

TUNIS-Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses terhadap pendidikan dasar di tengah gempuran Israel yang terus berlanjut, demikian dilaporkan harian milik pemerintah Tunisia, La Presse, pada Senin (14/9), mengutip pernyataan Menteri Pendidikan Palestina Amjad Barham.

Lebih dari 90 persen gedung sekolah dan 82 persen universitas di Jalur Gaza telah hancur, ujar Barham dalam sebuah konferensi tentang anak-anak Palestina yang digelar di Tunis dan diselenggarakan oleh Organisasi Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Liga Arab (Arab League Educational, Cultural and Scientific Organization/ALECSO).

Baca Juga:  Persadin Fun Gelar Olahraga dan Pengabdian Masyarakat

Menteri tersebut menyoroti krisis pendidikan parah yang dihadapi oleh anak-anak Palestina, terutama di Jalur Gaza.

Dia juga mengecam penargetan sistematis terhadap infrastruktur pendidikan dan menyebut bahwa ribuan pos pemeriksaan militer Israel terus membatasi mobilitas para siswa.

Direktur Jenderal ALECSO Mohamed Ould Amar menekankan perlunya kerja sama regional yang mendesak dan mengumumkan bahwa organisasi tersebut akan membentuk rencana aksi bersama Arab dengan mekanisme perlindungan darurat. []


Penulis : Rudi Alfian

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Penanganan Karhutla dari Waterbombing hingga “Ubi Bombing” 

Editor : Romy


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz
20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan
Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari
Tim SAR Di Hari Kedelapan Persempit Pencarian Jurnalis Yang Hilang
Putra Mahkota Saudi dan PM Pakistan Bahas Deeskalasi Regional
Akhir Agustus, Target PAD Mesuji Tahun 2026 Realisasi 82 Persen
TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Kabupaten Lampung Selatan
Jusuf Kalla Dorong Masalah Papua Dengan Dialog Politik Dan Pedekatan Damai

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:03 WIB

Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz

Selasa, 15 September 2026 - 10:57 WIB

720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Selasa, 15 September 2026 - 10:52 WIB

20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan

Selasa, 15 September 2026 - 10:44 WIB

Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari

Selasa, 15 September 2026 - 10:34 WIB

Tim SAR Di Hari Kedelapan Persempit Pencarian Jurnalis Yang Hilang

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:03 WIB

Para siswa mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Pendidikan Al-Shamal, yang terletak hanya 100 meter dari

#indonesiaswasembada

720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:57 WIB


Para pejabat desa dari Indonesia mengunjungi Perkebunan Kopi Puteng di Desa Chengganhe di Puwen, Kota Jinghong, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, pada 12 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

20 Lebih Pejabat Desa Indonesia Jajaki Kopi Yunnan

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:52 WIB

Sejumlah penumpang berpose untuk difoto berlatarkan model rangkaian kereta electric multiple unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di ruang tunggu Stasiun Halim di Jakarta (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Wisman Malaysia Suka Whoosh, Penumpang Capai 1.150/Hari

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:44 WIB

#indonesiaswasembada

Tim SAR Di Hari Kedelapan Persempit Pencarian Jurnalis Yang Hilang

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:34 WIB